CBRE: Pasar properti Jakarta masuki fase pertumbuhan berkelanjutan, pasokan terbatas dorong kenaikan sewa premium

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Selasa, 18 November 2025 | 22:36 WIB
Pasar properti Jakarta masuki fase pertumbuhan pada paparan Market Outlook CBRE Indonesia yang dirilis pada 18 November 2025 (Dok. Istimewa)
Pasar properti Jakarta masuki fase pertumbuhan pada paparan Market Outlook CBRE Indonesia yang dirilis pada 18 November 2025 (Dok. Istimewa)

Namun, pasokan baru hanya 188.000 m² hingga 2028, jumlah yang dinilai terlalu kecil untuk menahan lonjakan permintaan premium.

Baca Juga: Luruskan hoaks KUHAP baru, Ketua Komisi III DPR: Pemblokiran rekening tetap harus izin hakim

Kondisi ini mendorong tren flight-to-quality, di mana perusahaan mengejar gedung ramah lingkungan, fasilitas lengkap, dan kualitas ruang yang mencerminkan nilai brand.

Permintaan lahan industri dan logistik terus meningkat

Head of Industrial & Logistics Services, Ivana Susilo, menyebut pasar logistik dan industri mengalami dorongan kuat akibat ekspansi e-commerce dan berkembangnya industri kendaraan listrik.

Pasokan yang tidak mampu mengimbangi permintaan membuat harga lahan dan sewa logistik tetap stabil namun cenderung naik.

Baca Juga: Dua kasus berat pecah dalam sepekan, bullying di sekolah dianggap darurat: DPR, Presiden, hingga Mendikdasmen turun tangan

Retailtainment kian dominan dalam transformasi Mal Jakarta

Anton menambahkan bahwa pusat perbelanjaan di Jakarta kini berevolusi menjadi destinasi gaya hidup.

Konsep retailtainment, perpaduan belanja, budaya, hiburan, dan aktivitas sosial, menjadi strategi utama untuk menarik pengunjung.

Mal kelas premium tetap unggul, sementara mal menengah mulai berinovasi lewat event dan aktivasi yang dekat dengan budaya digital.

Data center jadi mesin pertumbuhan baru

Angela menegaskan bahwa transformasi digital dan adopsi cloud mendorong permintaan pusat data secara signifikan.

Baca Juga: 7 Korban longsor Cilacap masih hilang, BNPB: Relokasi dipercepat dan TNI-Polri siap bangun hunian sementara

Indonesia kini menjadi pasar terbesar kedua di Asia Tenggara dalam kapasitas pipeline, dengan potensi ekspansi mencapai 40 persen dalam waktu dekat.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X