CBRE: Pasar properti Jakarta masuki fase pertumbuhan berkelanjutan, pasokan terbatas dorong kenaikan sewa premium

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Selasa, 18 November 2025 | 22:36 WIB
Pasar properti Jakarta masuki fase pertumbuhan pada paparan Market Outlook CBRE Indonesia yang dirilis pada 18 November 2025 (Dok. Istimewa)
Pasar properti Jakarta masuki fase pertumbuhan pada paparan Market Outlook CBRE Indonesia yang dirilis pada 18 November 2025 (Dok. Istimewa)

GENMILENIAL.ID — Pasar properti Jakarta memasuki fase pertumbuhan berkelanjutan seiring terbatasnya pasokan baru pada segmen premium dan meningkatnya kebutuhan ruang berkualitas.

Hal ini terungkap dalam paparan Market Outlook CBRE Indonesia yang dirilis pada 18 November 2025.

Managing Director Advisory Services Indonesia, Angela Wibawa, menyebut bahwa terbatasnya pasokan primer akan mempertahankan stabilitas okupansi dan tarif sewa di pusat bisnis Jakarta.

Kondisi ini beriringan dengan perubahan kebutuhan penyewa yang kini memprioritaskan kualitas, keberlanjutan, dan fleksibilitas.

Baca Juga: DPRD Subang sahkan Propemperda 2026: 10 Raperda prioritas resmi masuk pembahasan

“Pasar properti Jakarta memasuki fase pertumbuhan berkelanjutan. Pasokan baru yang terbatas akan mendukung stabilitas okupansi dan sewa,” ujar Angela dalam media briefing CBRE Indonesia.

CBRE yang baru meluncurkan bisnis Advisory di Indonesia pada Agustus lalu menegaskan komitmennya untuk memperkuat layanan di tengah momentum ekonomi nasional yang terus tumbuh.

Ekonomi stabil 5 persen jadi fondasi keputusan investasi properti

Head of Research & Consultancy, Anton Sitorus, menegaskan bahwa Indonesia telah konsisten tumbuh di angka 5 persen dalam lima tahun terakhir, dan tren tersebut diproyeksikan berlanjut hingga 2027.

Baca Juga: Dokumen diburamkan, Hakim KIP minta UGM bawa dua informasi soal ijazah Jokowi di sidang berikutnya

“Pertumbuhan ini menjadi landasan penting bagi keputusan properti, baik untuk ekspansi multinasional maupun investasi lokal,” kata Anton.

Pemerintah menargetkan pertumbuhan 6–8 persen pada 2029, mencerminkan keyakinan pada prospek jangka panjang.

Sewa premium mulai merangkak naik karena pasokan baru tipis

Co-Head of Office Services, Albert Dwiyanto, memaparkan bahwa Jakarta CBD memiliki stok ruang kantor sebanyak 7,1 juta m², dengan tingkat okupansi 75 persen dan harga sewa sekitar Rp170.000 per m² per bulan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X