“Banyak pekerjaan di gig economy yang fleksibel tapi tetap menjanjikan,” tambahnya.
Bagian dari paket ekonomi 8+4+5
Program Magang Nasional Bergaji merupakan bagian dari Paket Ekonomi 8+4+5 Tahun 2025 yang diinisiasi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian atas arahan Presiden Prabowo Subianto.
Tahap pertama program ditujukan bagi lulusan perguruan tinggi yang lulus maksimal satu tahun terakhir, dengan durasi magang selama enam bulan.
Pendaftaran penyelenggara dan peserta telah dibuka melalui platform SIAPKerja di situs maganghub.kemnaker.go.id.
Baca Juga: Jalur Cijambe kembali telan korban, truk pengangkut AQUA seruduk 5 kendaraan, 3 tewas
Proses seleksi berlangsung pertengahan Oktober, dan pengumuman hasil dijadwalkan pada 15 Oktober 2025. Program dijalankan hingga April 2026.
Menanti realisasi dan dampak nyata
Wacana penambahan kuota hingga 100 ribu peserta menumbuhkan optimisme baru bagi generasi muda yang tengah mencari pijakan karier.
Namun, pemerintah dituntut untuk memastikan program ini tak berhenti di angka kuota, melainkan membawa dampak nyata pada peningkatan kompetensi, kesejahteraan, dan kesiapan tenaga kerja muda menghadapi dunia industri.***
Artikel Terkait
Milenial dan Gen Z harus tau, ini gebrakan Kang Rey dalam atasi problem tenaga kerja di Subang: Siapkan sistem yang terintegrasi
Buntut skandal liburan tanpa izin, Bupati Indramayu Lucky Hakim kini disanksi 'magang' di Kemendagri
Imbas kasus liburan tanpa izin, Lucky Hakim diminta naik transportasi umum selama magang di Kemendagri
KPK usut dugaan korupsi izin tenaga kerja asing di Kemenaker, peran imigrasi disorot
Ayam goreng Saudi ALMAZ resmi dibuka di Subang, serap tenaga kerja lokal dan sisihkan laba untuk Palestina
Pemerintah siapkan 17 paket stimulus ekonomi 2025-2026, dari magang fresh graduate hingga jaminan mitra ojol
Fasilitas pengolahan limbah B3 di Subang siap beroperasi, serap 1.000 tenaga kerja