Pemerintah siapkan 17 paket stimulus ekonomi 2025-2026, dari magang fresh graduate hingga jaminan mitra ojol

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Senin, 15 September 2025 | 18:39 WIB
Menko Perekonomian RI, Airlangga Hartarto mengungkapkan terkait sejumlah program paket ekonomi di tahun 2025 hingga 2026 (Instagram.com/@airlanggahartarto_official)
Menko Perekonomian RI, Airlangga Hartarto mengungkapkan terkait sejumlah program paket ekonomi di tahun 2025 hingga 2026 (Instagram.com/@airlanggahartarto_official)

GENMILENIAL.ID – Pemerintah mengumumkan paket stimulus ekonomi baru yang akan digulirkan pada 2025 hingga 2026.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, memastikan program ini telah dibahas bersama Presiden RI Prabowo Subianto dalam rapat di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin 15 September 2025.

“Rapat dengan Pak Presiden tadi membahas terkait dengan kebijakan yang akan diambil yang kita beri nama program paket ekonomi di tahun 2025 ini,” ujar Airlangga.

Baca Juga: Fenomena buzzer dorong DPR usulkan aturan satu orang satu akun medsos, regulasi masih jadi tanda tanya

Paket stimulus ini mencakup 17 program, terdiri dari 8 program akselerasi di 2025, 4 program lanjutan di 2026, dan 5 program utama penyerapan tenaga kerja.

Targetkan fresh graduate dan industri horeka

Salah satu fokus program adalah magang berbayar untuk fresh graduate agar lebih terhubung dengan kebutuhan industri.

Pemerintah juga memperluas insentif pajak ditanggung pemerintah (DTP) yang semula hanya berlaku untuk industri padat karya, kini mencakup sektor perhotelan, restoran, dan katering (horeka).

Baca Juga: Rumor pergantian Kapolri menguat, DPR tegaskan belum terima Surpres dari Presiden

Selain itu, insentif PPh Pasal 21 DTP yang sebelumnya berlaku bagi pekerja padat karya tetap dilanjutkan sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 10/2025.

Jaminan untuk pekerja lepas termasuk mitra ojol

Airlangga menyebut pemerintah akan memperluas cakupan jaminan sosial ketenagakerjaan, termasuk jaminan kehilangan pekerjaan dan jaminan kematian bagi pekerja lepas serta mitra pengemudi ojek online. Sebagian iuran nantinya akan ditanggung negara.

“BPJS Ketenagakerjaan juga akan menyediakan fasilitas pembiayaan perumahan, renovasi, hingga kepemilikan rumah. Selain itu, program cash for work akan digulirkan di sektor perhubungan maupun perumahan,” terangnya.

Baca Juga: Eko Patrio serahkan nasib politik ke Zulhas, pilih fokus pada keluarga

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X