Menkeu Purbaya sentil pihak ragukan data pertumbuhan ekonomi 5,12 persen dari BPS

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Selasa, 30 September 2025 | 04:49 WIB
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya singgung data pertumbuhan ekonomi dari BPS (Tangkapan layar YouTube Kementerian Keuangan RI)
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya singgung data pertumbuhan ekonomi dari BPS (Tangkapan layar YouTube Kementerian Keuangan RI)

 

GENMILENIAL.ID – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyentil pihak yang meragukan data pertumbuhan ekonomi Indonesia triwulan II 2025 yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS).

BPS sebelumnya mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,12 persen, namun angka ini sempat jadi perdebatan di publik.

Purbaya: Tidak ada manipulasi BPS

Purbaya menegaskan, pertumbuhan 5,12 persen mencerminkan kondisi ekonomi domestik yang masih terjaga.

Baca Juga: Curhat Mentan Amran saat dipanggil Prabowo tengah malam soal larangan impor tepung tapioka

Ia menyebut konsumsi rumah tangga tumbuh 5 persen, investasi naik 6,99 persen, investasi bangunan 4,9 persen, dan investasi mesin melonjak 25,3 persen.

“Sebagian dari Anda menganggap angka ini salah. (Pertumbuhan) 5,12 (persen) katanya 5+1+2=8, tapi bukan itu. Tidak ada manipulasi BPS. Kalau yang nyangkal-nyangkal itu, ekonominya nggak pada ngerti,” ujar Purbaya dalam Konferensi Pers APBN KiTa, Senin, 22 September 2025.

Dorongan dari uang beredar

Menurut Purbaya, laju pertumbuhan pada triwulan II dipengaruhi peredaran uang yang kencang akibat insentif pemerintah hingga April 2025.

Baca Juga: Purbaya janji 'sikat' rantai rokok ilegal: Dari marketplace sampai warung kecil

“April, Mei, Juni, Juli belanja konsumen masih tumbuh. Tapi setelah itu uangnya melambat, sehingga terjadi perlambatan ekonomi,” jelasnya.

Istana pernah angkat bicara

Keraguan terhadap data BPS sebelumnya juga direspons Istana. Mantan Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi, menegaskan pemerintah selalu merilis data apa adanya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X