5 Blunder asuransi jiwa yang bisa jadi bom waktu bagi finansial

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Rabu, 3 September 2025 | 04:00 WIB
Ilustrasi kesalahan dalam mengambil asuransi jiwa saat membangun kemandirian finansial (Freepik.com)
Ilustrasi kesalahan dalam mengambil asuransi jiwa saat membangun kemandirian finansial (Freepik.com)

GENMILENIAL.IDAsuransi jiwa kerap dianggap sebagai instrumen penting untuk melindungi masa depan finansial keluarga.

Namun, manfaatnya bisa berkurang bahkan menjadi bom waktu jika pemilik polis melakukan kesalahan dalam memilih atau mengelolanya.

Pendiri Whitford Financial Planning, Michael Helveston, mengingatkan agar masyarakat tidak menyepelekan peran asuransi jiwa.

Baca Juga: PBB desak Indonesia utamakan dialog dan transparansi dalam penanganan aksi protes

“Salah langkah bisa membuat perlindungan yang Anda pikir sudah cukup, justru tidak mencukupi,” ujarnya dalam laporan Investopedia, Rabu 3 September 2025.

Berikut lima kesalahan umum yang kerap terjadi saat membeli asuransi jiwa:

1. Menyepelekan jumlah pertanggungan

Nilai perlindungan yang terlalu kecil membuat keluarga tetap rentan kesulitan, terutama saat menghadapi cicilan besar.

Baca Juga: Pakar komunikasi desak pemerintah rangkul media, bukan influencer, untuk jaga kepercayaan publik

 

2. Menunda membeli asuransi

Banyak orang merasa sehat dan muda sehingga menunda, padahal menunggu terlalu lama bisa membuat premi lebih mahal atau bahkan ditolak.

 

3. Salah pilih jenis polis

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X