Kemenag ungkap penanganan jemaah haji Indonesia yang wafat di Arab Saudi, pastikan badal haji dan asuransi

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Rabu, 21 Mei 2025 | 23:06 WIB
Ilustrasi jemaah haji di sekitar Ka’bah di Masjidil Haram - Janji pemerintah Indonesia mengenai calon haji yang wafat (Unsplash/Haidan)
Ilustrasi jemaah haji di sekitar Ka’bah di Masjidil Haram - Janji pemerintah Indonesia mengenai calon haji yang wafat (Unsplash/Haidan)

GENMILENIAL.ID - Kementerian Agama (Kemenag) RI mengungkapkan prosedur penanganan bagi jemaah calon haji asal Indonesia yang wafat saat menjalankan ibadah haji di Arab Saudi.

Pemerintah memastikan dua hal penting bagi jemaah yang wafat: pelaksanaan badal haji dan pencairan asuransi jiwa.

Hingga Senin, 20 Mei 2025, tercatat sebanyak 31 jemaah haji reguler asal Indonesia meninggal dunia, baik saat masih dalam penerbangan maupun setelah tiba di Arab Saudi.

Baca Juga: Beda gaya Dedi Mulyadi dan Pramono atasi kenakalan remaja: Panca Waluya vs Manggarai Bersholawat

“Jemaah haji maupun umrah yang wafat di Arab Saudi tidak bisa dipulangkan jenazahnya,” ujar Kepala Daerah Kerja (Daker) Bandara PPIH Arab Saudi, Abdul Basir, dikutip dari laman resmi Kemenag, Rabu, 21 Mei 2025.

Menurut Basir, jenazah para jemaah akan dimakamkan langsung di Arab Saudi, umumnya di lokasi pemakaman terdekat dari rumah sakit tempat jemaah dirawat sebelum wafat.

Beberapa lokasi pemakaman yang digunakan antara lain Pemakaman Zahban di Jeddah.

Baca Juga: Quraish Shihab kenang Ibrahim Sjarief: Hati memang sedih, air mata berlinang

Untuk memastikan hak jemaah tetap terpenuhi, pemerintah akan memfasilitasi badal haji yakni pelaksanaan ibadah haji oleh orang lain atas nama jemaah yang wafat dan mengurus klaim asuransi jiwa.

“Nanti semua jemaah yang wafat akan mendapatkan hak-haknya, termasuk badal haji yang dilaksanakan oleh petugas haji Indonesia dan asuransi jiwa. Pengurusan asuransi akan dilakukan setelah operasional haji 2025 selesai,” kata Basir.

Sampai saat ini, sebanyak 125.279 jemaah dari 323 kloter asal Indonesia telah tiba di Arab Saudi. Jumlah tersebut masih akan bertambah hingga akhir Mei 2025.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X