Dirut GoTo Patrick Walujo melayat: Janjikan dukungan finansial dan asuransi untuk keluarga Affan Kurniawan

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Jumat, 29 Agustus 2025 | 20:20 WIB
CEO GoTo, Patrick Walujo pastikan keluarga driver ojol korban di Pejompongan mendapat perlindungan asuransi dan dukungan finansial (gotocompany.com)
CEO GoTo, Patrick Walujo pastikan keluarga driver ojol korban di Pejompongan mendapat perlindungan asuransi dan dukungan finansial (gotocompany.com)

GENMILENIAL.ID – Direktur Utama PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GoTo), Patrick Walujo, menyampaikan duka mendalam atas wafatnya Affan Kurniawan, mitra driver Gojek yang menjadi korban peristiwa tragis di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, pada Kamis 28 Agustus 2025.

Patrick hadir langsung ke rumah duka pada Jumat 29 Agustus 2025 untuk memberikan dukungan moral sekaligus memastikan hak-hak keluarga mendiang terpenuhi.

“Kami berbelasungkawa, kami berkomitmen mendampingi keluarga dalam proses pemakaman ini dan melakukan kewajiban kami atas nama seluruh keluarga besar Gojek dan GoTo di masa duka ini,” ungkap Patrick.

Baca Juga: ESAI: Jakarta, ojol, dan bayangan kehilangan

Dalam kesempatan itu, Patrick menegaskan GoTo tidak hanya memberikan dukungan simbolis, tetapi juga bantuan konkret.

Ia memastikan bahwa keluarga Affan akan memperoleh perlindungan dari program asuransi yang selama ini berlaku bagi mitra.

Selain itu, perusahaan juga menyiapkan bantuan finansial tambahan di luar manfaat asuransi.

“Asuransi ada, sudah diberitahukan oleh pihak asuransi bahwa akan ada coverage dari asuransi, tapi di luar itu kami akan melakukan dukungan finansial,” jelasnya.

Baca Juga: Aksi demo guncang pasar: IHSG rontok hampir 2 persen, investor waspada level 7.750

Menurut Patrick, kehadiran langsung manajemen di rumah duka adalah bentuk tanggung jawab sosial perusahaan terhadap para mitra, yang selama ini menjadi tulang punggung ekosistem bisnis Gojek.

“Kami ingin memastikan keluarga tidak sendirian menghadapi masa sulit ini. Kami akan mendampingi penuh,” tambahnya.

Affan Kurniawan sendiri merupakan pengemudi ojek online yang meninggal dunia akibat insiden di tengah situasi aksi massa di Pejompongan.

Peristiwa ini menyedot perhatian publik lantaran terjadi di ruang kota yang rawan konflik, menyoroti kerentanan para pekerja lapangan dalam kondisi sosial-politik yang dinamis.

Baca Juga: Prabowo kecewa tindakan aparat, pastikan keluarga ojol Affan dapat perlindungan dan penegakan hukum tegas

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X