“Kebijakan investasi ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan nasional, menjaga stabilitas harga beras, serta memastikan pemanfaatan APBN yang lebih produktif dan berdampak luas bagi kesejahteraan masyarakat,” tegas PCO RI.
Baca Juga: Indonesia dorong 'Protokol Jakarta' soal royalti global, Malaysia ikut dukung di forum WIPO
Bagian dari anggaran pangan Rp164,4 triliun
Alokasi untuk Bulog menjadi bagian dari anggaran ketahanan pangan Rp164,4 triliun yang disiapkan pemerintah dalam RAPBN 2026. Selain Bulog, anggaran ini juga mencakup:
- Rp53,3 triliun untuk pembangunan lumbung pangan dan cadangan pangan.
- Rp46,9 triliun untuk subsidi pupuk 9,62 juta ton.
Efisiensi jadi kunci
Meski mendapat dana jumbo, pemerintah tetap menekankan pentingnya tata kelola dan efisiensi.
Bulog diminta memastikan anggaran benar-benar menyentuh petani dan masyarakat, sehingga dampaknya nyata dalam menjaga pangan nasional.***
Artikel Terkait
Polres Subang ungkap kasus pengoplosan Beras Bulog (SPHP), Pelaku diamankan ke Mapolres Subang
Pasca viral petani keluhkan sulit jual gabah ke BULOG, Menteri Amran bongkar ada celah mafia
Ingar petani keluhkan harga gabah, Menteri Amran ngaku pecat oknum BULOG yang ketahuan beli dari tengkulak
Stok cadangan beras bulog capai 3,6 juta ton, tertinggi dalam 57 tahun
Beras murah habis terjual dalam 2 jam, Kapolsek Subang pastikan distribusi merata untuk warga kurang mampu
Pemerintah percepat operasi pasar dan tindak tegas pengoplos beras, Zulhas: Masyarakat tak perlu khawatir
Titiek Soeharto soroti beras tua di gudang Bulog, minta pemerintah segera keluarkan