Saat RI menang gugatan biodiesel di WTO, kini giliran Uni Eropa yang didesak cabut bea masuk

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Minggu, 24 Agustus 2025 | 18:39 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto (ekon.go.id)
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto (ekon.go.id)

Baca Juga: FPIPS UPI gelar program POLARIS: Literasi politik berbasis teknologi untuk pemuda Subang

Dampak bagi ekspor biodiesel

Menurut pemerintah, kemenangan ini diharapkan menjadi katalis bagi peningkatan ekspor biodiesel Indonesia.

Dengan potensi pencabutan bea masuk, produk biodiesel RI bisa lebih kompetitif di pasar internasional.

Selain itu, keputusan WTO diyakini akan memperkuat posisi komoditas unggulan nasional di tengah ketatnya persaingan energi terbarukan dunia.

Pemerintah juga sedang menyiapkan langkah-langkah implementasi agar hasil putusan WTO dapat memberikan dampak nyata bagi industri biodiesel dalam negeri.

Baca Juga: Dipuji karena tetap diam saat anggota DPR berjoget, Pasha Ungu angkat bicara soal momen viral di Sidang MPR

Menanti tindak lanjut Uni Eropa

Meski sudah ada keputusan panel, Indonesia kini menunggu langkah lanjutan Uni Eropa.

Pemerintah berharap Eropa segera menyesuaikan kebijakan dan menghormati aturan WTO.

Kemenangan ini menjadi momentum penting untuk memperjuangkan akses pasar yang lebih adil bagi produk-produk nasional, sekaligus memperkuat daya saing ekonomi Indonesia di level global.***

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X