GENMILENIAL.ID – Indonesia menyatakan dukungan penuh terhadap empat poin utama hasil KTT BRICS 2025 yang digelar di Brasil.
Kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam pertemuan ini menjadi momen perdana Indonesia sebagai negara partisipan dalam forum kerja sama global tersebut.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengungkapkan bahwa pertemuan para pemimpin negara BRICS tahun ini menghasilkan Leaders’ Declaration yang berisi poin-poin strategis untuk arah kerja sama jangka panjang.
Baca Juga: Polri ajukan tambahan anggaran Rp63,7 triliun untuk 2026, fokus armada dan kesejahteraan personel
“Salah satunya adalah leader declaration dan dalam leader declaration itu ada beberapa poin yang terkait dengan penguatan multilateralisme dan reform global governance,” kata Airlangga di Rio de Janeiro, Minggu, 6 Juli 2025 waktu setempat.
Empat poin utama yang didukung Indonesia meliputi:
1. Penguatan multilateralisme dan tata kelola global
Indonesia mendorong sistem internasional yang adil dan inklusif, guna menjaga perdamaian dan stabilitas dunia.
Baca Juga: Bangun Command Center Nasional, Menko Polhukam usulkan anggaran Rp728,8 miliar untuk 2026
2. Kerja sama ekonomi dan akses pasar
Airlangga menekankan bahwa kerja sama ini menjadi penting untuk menyerap produk nasional Indonesia dan meningkatkan ketahanan ekonomi di tengah gejolak global.
3. Transisi energi dan pembangunan hijau
Artikel Terkait
TNI dan Polri jamin keamanan pelaksanaan KTT Indonesia Africa Forum ke-2 di Bali
Momen Prabowo ungkap Makan Bergizi Gratis di KTT G20 Brazil, begini 3 hal yang bakal dirasakan anak sekolah hingga ibu hamil
Momen akrab Prabowo bareng para pemimpin dunia di balik layar KTT G20, berpegangan tangan dengan Erdogan
Poin penting debut Prabowo di KTT G20 Brasil
Prabowo diundang hadiri KTT G7, PM Kanada telepon langsung Presiden RI
Usai tinjau proyek di Karawang, Prabowo langsung gelar rapat virtual: Bahas ketahanan nasional hingga industri strategis
Presiden Prabowo apresiasi Pocil Polda Jabar: Investasi karakter anak bangsa sejak dini