Baca Juga: Honda ADV 160 masih dikeluhkan: Jok keras, shock kurang nyaman, hingga mesin rawan benturan
“Kegiatan seperti ini akan memperkuat kapasitas masyarakat dalam menyaring informasi dan mengelola media digital secara sehat,” kata Nezar.
Talkshow ini dipandu Direktur Jawa Pos Radar Banyuwangi, Samsudin Adlawi, dan menghadirkan narasumber lintas sektor termasuk Kepala Dinas Kominfo Banyuwangi, Budi Santoso, dan Dewan Pengawas LPP TVRI, Agus Sudibyo.
Budi menegaskan pentingnya kesadaran kolektif untuk tidak menyebarkan informasi secara sembarangan.
Sementara Agus Sudibyo mengingatkan soal tren flexing di media sosial yang kerap mengabaikan aspek privasi dan keamanan digital.
Baca Juga: Bung Towel desak Garuda menang KO: Jangan andalkan keberuntungan lawan Saudi-Irak
“Jangan sembarangan pamer aset atau data pribadi di media sosial. Itu bisa berisiko besar,” ucapnya.
Kolaborasi untuk ruang digital yang sehat
Talkshow ini menjadi ruang penting sinergi antara pemerintah, media, dan masyarakat dalam membangun ruang digital yang produktif, aman, dan mencerdaskan, sejalan dengan semangat transformasi digital Indonesia.***
Artikel Terkait
Terima audiensi Jaringan Pemred Promedia, Firnando Ganinduto ajak media kawal implementasi UU BUMN
KAI paparkan kesiapan operasi mudik Lebaran 2025 di agenda zoom rutin media Promedia
Bersiap! CoreLab Promedia ajak mahasiswa kampus UNTIRTA Kota Serang diskusi seputar konten dan dunia jurnalis
BRI Mediapreneur Talks Promedia bakal digelar di Kota Serang, Banten: Bahas tuntas tantangan jurnalis di era digital
Promedia gelar CoreLab 2025 di kampus FISIP UNTIRTA, pelatihan content creator seru bareng mahasiswa Gen Z
Mediapreneur Talks Promedia hadir di Banten, ajak jurnalis dan pengusaha media bangun bisnis berkelanjutan berbasis kolaborasi
JPP Promedia audiensi dengan Gubernur Jateng Ahmad Luthfi, bahas sinergi media dan pemerintah