Suhu dingin ekstrem menghantui inauguration day, pelantikan Presiden Donald Trump pindah lokasi

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Selasa, 21 Januari 2025 | 02:49 WIB
Lokasi pelantikan Presiden terpilih Donald Trump dipindah (Instagram.com/realdonaldtrump)
Lokasi pelantikan Presiden terpilih Donald Trump dipindah (Instagram.com/realdonaldtrump)

GENMILENIAL.ID - Presiden terpilih Amerika Serikat, Donald Trump akan dilantik pada Senin, 20 Januari 2025 pukul 12 siang waktu setempat.

Dalam zona waktu Indonesia bagian barat, pelantikan Donald Trump berlangsung pada Selasa, 21 Januari 2025 pukul 00.00 WIB.

Untuk periode ini, Donald Trump menjadi Presiden Amerika ke-47 setelah sebelumnya pernah menjabat sebagai Presiden ke-45.

Ia juga menjadi Presiden ke-60 sejak tahun 1978.

Baca Juga: Ratusan ASN geruduk kantor Kemdiktisaintek hingga sentil Menteri Satryo yang diduga suka main pecat!

Lokasi pelantikan Donald Trump dipindah menjadi indoor karena suhu dingin

Untuk pelantikan presiden kali ini, prosesinya akan dilakukan secara indoor di Rotunda Capitol yang berkapasitas 20 ribu orang.

Pengambilan sumpah dan pidato lainnya juga akan dilakukan di Rotunda Capitol, di mana biasanya pelantikan digelar di luar gedung.

Parade perdana juga akan diadakan di dalam ruangan di Capital One Arena Washington di pusat kota Washington sekitar 1,6 km jauhnya, bersama dengan ketiga pesta perdana.

Alasan pelantikan dilakukan ke dalam gedung karena suhu dingin yang ekstrem.

Baca Juga: BTN mulai akuisisi Bank Victoria Syariah

Diperkirakan suhu di Washington DC saat hari pelantikan bisa mencapai -11C dan suhu tertingginya -5C, ditambah dengan pergerakan angin bisa membuatnya terasa jauh lebih dingin.

Pemindahan lokasi sudah diumumkan Donald Trump sejak Jumat, 17 Januari 2025

Karena suhu yang dingin ini, Trump telah meninggalkan pesan yang diunggah di Truth Social tentang pemindahan lokasi pelantikannya dan JD Vance

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X