GENMILENIAL.ID - LAZ Assyifa Peduli memiliki program sosial untuk meningkatkan perlindungan sosial dan kesehatan bagi masyarakat, terutama untuk lansia, dhuafa, yatim, dan keluarga pra sejahtera.
Untuk mengoptimalkan data penerima dari program ini, Assyifa Peduli menggaet para Pendamping Sosial Kementerian Sosial wilayah yang berada di lingkungan Kampus As-Syifa dengan melakukan pertemuan dan diskusi di Ruang Rapat Utama Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah, pada Rabu 13 Agustus 2024.
Hadir pada kesempatan tersebut yaitu Manajer Ummahat As-Syifa, manajer Yanmas As-Syifa, Manajer dan tim program LAZ Assyifa Peduli, Manajer Program Badan Wakaf Assyifa.
Kemudian Manajer Wakaf Produktif Badan Wakaf Assyifa, sekretaris Yayasan Assyifa Peduli Indonesia, dan humas Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah.
Baca Juga: Ada yang baper H. Ruhimat makin mesra dengan Niko Rinaldo, Ketua AMPAR : Kenapa harus ditolak-tolak?
Direktur LAZ Assyifa Peduli, Ahmad Sahirul Alim mengatakan bahwa terdapat banyak program pemerintah yang selaras dengan program LAZ Assyifa Peduli. Sehingga, optimalisasi diperlukan melalui kolaborasi dengan pihak-pihak terkait agar bantuan tersebar merata.
“Program Keluarga Harapan (PKH) milik pemerintah yang selaras dengan Program Sosial LAZ Assyifa Peduli, tentunya menjadi salah satu program yang rencananya akan kami sinergikan," kata Ahmad.
Kata Ahmad, dengan adanya kerja sama ini, kedepanya LAZ Assyifa Peduli akan terus mengoptimalkan jumlah penerima manfaat dan bersinergi data dengan para pendamping sosial agar bantuan tersebarluaskan secara merata.
"Untuk saat ini, kami bersinergi dengan pihak-pihak terkait yang berada di lingkungan As-Syifa yaitu pendamping sosial Kelurahan Wanareja, Desa Tambakmekar, dan Desa Sagalaherang Kidul,” ujarnya.
Selain PKH, Ahmad juga menuturkan bahwa dari hasil diskusi yang dilakukan terdapat beberapa program yang berkesinambungan antara keduanya, seperti program pemberdayaan masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan dan memberantas kemiskinan.
“Dari hasil obrolan tadi, kami mendapat info bahwa Kementerian Sosial (Kemensos) memiliki program baru bernama PENA (Program Pahlawan Ekonomi Nusantara) yang ditujukan untuk penerima yang telah memiliki usaha," ucap Ahmad
Hal tersebut, lanjut Ahmad tentu menjadi sebuah kesempatan bagi LAZ Assyifa Peduli ataupun Badan Wakaf Assyifa untuk melakukan sinergi dimana pihaknya juga memiliki program pemberdayaan seperti program wakaf produktif sawah, produksi roti, jamur dan lainya.
Ia juga mengatakan bahwa program-program tersebut tentunya sejalan dengan program pemerintah dengan tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memberantas kemiskinan.
Artikel Terkait
Peduli pada isu sosial dan kemanusiaan di Kabupaten Subang, media online GenMilenial.id lakukan kerjasama dengan LAZ Assyifa Peduli
LAZ Assyifa Peduli dan Badan Wakaf Assyifa salurkan 20.183 paket Ramadhan untuk masyarakat Kabupaten Subang dan Palestina
Perkuat kerjasama dengan media, Assyifa Islamic Philanthropy berikan penghargaan kepada puluhan jurnalis Subang
34 anak ikuti khitanan massal gratis Assyifa Peduli
Forum Zakat (FOZ) berikan penghargaan Zakat Award 2024 kepada LAZ Assyifa Peduli
Lapas kelas IIA Subang gelar bakti sosial di Yayasan Rumah Harapan pada Peringatan Hari Pengayoman ke-79
Optimalkan data penerima, LAZ Assyifa Peduli lakukan kolaborasi dengan Pendamping Sosial Kemensos RI