Ada yang baper H. Ruhimat makin mesra dengan Niko Rinaldo, Ketua AMPAR : Kenapa harus ditolak-tolak?

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Rabu, 14 Agustus 2024 | 14:47 WIB
H. Ruhimat dan Niko Rinaldo pada kegiatan Kirab Indonesia Maju
H. Ruhimat dan Niko Rinaldo pada kegiatan Kirab Indonesia Maju

GENMILENIAL.ID - Pasca dukungan politik mantan Bupati Subang ke-8, Hj. Imas Aryumningsih kepada H. Ruhimat dan Niko Rinaldo pada kegiatan Kirab Indonesia Maju yang digelar oleh Sahabat Bang Ara Subang pada Minggu, 11 Agustus 2024, kini kian memanas di tataran elit politik tingkat Kabupaten pendukung koalisi.

Kirab yang diselenggarakan oleh Niko Rinaldo cukup sukses digelar dengan menghadirkan antusiasme ribuan masyarakat, termasuk kehadiran para tokoh, aktivis, mahasiswa dan juga para pengusaha yang ada di Kabupaten Subang.

Ketua Aliansi Masyarakat Pantura (AMPAR), Asep Maulana menanggapi keras terkait aksi penolakan yang dilakukan oleh para elit partai politik tersebut, terlebih dengan mengancam dan melakukan penekanan akan menarik dukungan.

Baca Juga: Pengurus PWRI Subang masa bakti 2024-2029 dikukuhkan, H. Asep Nuroni harap PWRI bisa terus mendukung program dan kebijakan Pemda Subang

Kata Asep, baik H. Ruhimat dan Niko Rinaldo keduanya sudah memiliki basis pendukung diakar rumput dengan kombinasi dari dua segmen yang berbeda yaitu pemilih Gen X dan Gen Z, terlebih Niko sudah memiliki dukungan 21.187 suara.

Jika dikombinasikan keduanya akan ada energi yang luar biasa antara kaum tua dan kaum muda, untuk membangun Subang dalam lima tahun mendatang.

“Seimbang, ada energi anak mudanya yang bisa digenjot, kemudian Gen X dan Gen Z, jadi semuanya bisa terangkum, bisa teraih semuanya,” kata Asep

“Saya pikir ini pasangan yang diharapkan untuk Subang maju, kenapa harus ditolak-tolak seperti itu, biarkan saja, inikan dinamika,” lanjutnya.

Baca Juga: ESAI : Implementasi marketing 5.0 pada lembaga pendidikan

Lanjut Asep, aksi penolakan yang dilakukan oleh segelintir elit parpol tentunya merupakan bagian dinamika politik, toh nanti keputusanya dari DPP bukan dari pengurus partai ditingkat kabupaten.

“Masyarakat hanya memilih, nanti ketika DPP menyodorkan, DPP memberikan mandatnya, DPP memberikan perintahnya, ini loh yang menjadi pilihan partai kita, atau koalisi kita, masyarakatkan tinggal memilih,” kata Asep.

Ketua AMPAR juga menilai ketika saat ini ada aksi menolak H. Ruhimat disandingan dengan Niko Rinaldo hal tersebut merupakan tindakan yang berlebihan.

“Jadi ketika sekarang ada gerakan menolak Ruhimat dipasangkan dengan Niko, saya pikir terlalu berlebihan, belum juga diputuskan oleh KPU, biarkan saja kalau kata saya, mengalir sajalah,” tandasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X