GENMILENIAL.ID - Pasca dukungan politik mantan Bupati Subang ke-8, Hj. Imas Aryumningsih kepada H. Ruhimat dan Niko Rinaldo pada kegiatan Kirab Indonesia Maju yang digelar oleh Sahabat Bang Ara Subang pada Minggu, 11 Agustus 2024, kini kian memanas di tataran elit politik tingkat Kabupaten pendukung koalisi.
Kirab yang diselenggarakan oleh Niko Rinaldo cukup sukses digelar dengan menghadirkan antusiasme ribuan masyarakat, termasuk kehadiran para tokoh, aktivis, mahasiswa dan juga para pengusaha yang ada di Kabupaten Subang.
Ketua Aliansi Masyarakat Pantura (AMPAR), Asep Maulana menanggapi keras terkait aksi penolakan yang dilakukan oleh para elit partai politik tersebut, terlebih dengan mengancam dan melakukan penekanan akan menarik dukungan.
Kata Asep, baik H. Ruhimat dan Niko Rinaldo keduanya sudah memiliki basis pendukung diakar rumput dengan kombinasi dari dua segmen yang berbeda yaitu pemilih Gen X dan Gen Z, terlebih Niko sudah memiliki dukungan 21.187 suara.
Jika dikombinasikan keduanya akan ada energi yang luar biasa antara kaum tua dan kaum muda, untuk membangun Subang dalam lima tahun mendatang.
“Seimbang, ada energi anak mudanya yang bisa digenjot, kemudian Gen X dan Gen Z, jadi semuanya bisa terangkum, bisa teraih semuanya,” kata Asep
“Saya pikir ini pasangan yang diharapkan untuk Subang maju, kenapa harus ditolak-tolak seperti itu, biarkan saja, inikan dinamika,” lanjutnya.
Baca Juga: ESAI : Implementasi marketing 5.0 pada lembaga pendidikan
Lanjut Asep, aksi penolakan yang dilakukan oleh segelintir elit parpol tentunya merupakan bagian dinamika politik, toh nanti keputusanya dari DPP bukan dari pengurus partai ditingkat kabupaten.
“Masyarakat hanya memilih, nanti ketika DPP menyodorkan, DPP memberikan mandatnya, DPP memberikan perintahnya, ini loh yang menjadi pilihan partai kita, atau koalisi kita, masyarakatkan tinggal memilih,” kata Asep.
Ketua AMPAR juga menilai ketika saat ini ada aksi menolak H. Ruhimat disandingan dengan Niko Rinaldo hal tersebut merupakan tindakan yang berlebihan.
“Jadi ketika sekarang ada gerakan menolak Ruhimat dipasangkan dengan Niko, saya pikir terlalu berlebihan, belum juga diputuskan oleh KPU, biarkan saja kalau kata saya, mengalir sajalah,” tandasnya.
Artikel Terkait
Pilkada Subang, pengamat kebijakan publik ini anggap H. Ruhimat masih dominan, baik secara elektabilitas ataupun popularitas
Lakukan coklit, KPU Subang sambangi sejumlah tokoh Subang, salah satunya kediaman mantan Bupati Subang, H. Ruhimat
Pilkada Subang 2024, H. Ruhimat apresiasi banyak tokoh Subang yang ingin jadi Bupati dan ajak masyarakat untuk gotong royong bangun Subang
Hengkang dari kandang banteng, Niko Rinaldo melawan ketidakadilan
Sudah kantongi 21.187 suara dan dukungan tokoh Subang, Niko Rinaldo kandidat kuat paling potensial dampingi H. Ruhimat
KPU Subang targetkan 80 persen partisipasi pemilih di Pilkada 2024 serta ajak masyarakat untuk gunakan hak suaranya ke TPS pada 27 November 2024
Pilkada 2024, KPU Subang tetapkan DPS sebanyak 1.199.952 orang