Baca Juga: Viral pria diduga intel masuk kampus UMY, diamankan mahasiswa usai aksi di titik nol km Yogyakarta
Menurutnya, pihak kampus melakukan pendataan terhadap mahasiswa yang mengikuti aksi, baik saat berangkat maupun saat kembali ke kampus, guna memastikan keselamatan dan kelengkapan peserta.
“Mahasiswa yang berangkat harus terdata dengan baik, dan ketika kembali jumlahnya harus sesuai,” ujar Zuly.
Aksi mahasiswa diketahui berakhir sekitar pukul 17.30 WIB, kemudian rombongan kembali ke lingkungan kampus secara bertahap.
Namun, situasi berubah ketika mahasiswa mendapati seorang pria berpakaian sipil berada di area kampus tanpa kejelasan identitas.
Baca Juga: Viral dugaan mahasiswi Unair gelapkan Rp97 juta iuran penerima KIP-K, punya jabatan menkeu di ormawa
Sempat diamankan mahasiswa
Mahasiswa kemudian mempertanyakan identitas serta tujuan kehadiran pria tersebut.
Setelah dilakukan pengecekan, diketahui bahwa yang bersangkutan merupakan anggota intelijen dari Polda DIY.
Pria tersebut kemudian dibawa ke Gedung Rektorat UMY untuk dimintai klarifikasi lebih lanjut. Dalam proses ini, pihak kampus turut melakukan mediasi agar situasi tetap kondusif.
“Pihak kepolisian telah memberikan penjelasan dan klarifikasi,” kata Zuly.
Ia menegaskan bahwa komunikasi antara pihak kampus, mahasiswa, dan kepolisian berjalan dengan baik sehingga kesalahpahaman dapat diselesaikan secara terbuka.
Diklaim berakhir kondusif
Polda DIY menyebut keberadaan anggota intel tersebut merupakan bagian dari tugas pemantauan guna memastikan situasi aksi tetap aman dan terkendali.