Bahkan, unggahan akun @gardabiru.id pada 28 Juli 2025 menyebut bahwa hingga 23 Juli 2025, kampus baru menerbitkan 500 ijazah untuk wisudawan Februari 2025.
Sementara itu, satu ijazah dari wisudawan periode November 2024 masih dalam proses finalisasi.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kampus belum memberikan pernyataan resmi terkait beredarnya surat pernyataan bermaterai tersebut.
Namun, diskusi publik terkait transparansi proses penerbitan ijazah dan kebebasan berpendapat mahasiswa terus bergulir di berbagai platform media sosial.***
Artikel Terkait
Studi ekskursi, Mahasiswa Teknik Mesin Universitas Pertahanan kunjungi PT Dahana
Universitas Muhammadiyah Jakarta jadi tuan rumah Konferensi Penyiaran Indonesia 2024
UMAM intensifkan promosi program PhD di ajang Convocation ke-62 Universitas Sains Malaysia
Razman Arif Nasution tidak diakui Universitas Ibnu Chaldun, ternyata sang pengacara pernah dilaporkan 2022 lalu karena pemalsuan ijazah
Baru dilantik sudah buat gebrakan baru, Mendiktisaintek pastikan UKT tidak naik dan minta sampaikan hal ini ke Universitas
Orang tua mahasiswi ITB yang diduga membuat meme Prabowo-Jokowi minta maaf, pihak kampus ungkap beri pendampingan
Dugaan surat mahasiswi UNS yang lompat ke sungai sebut nama dosen, kampus ungkap sudah beri rekomendasi dan pendampingan