Sederet tuntutan mahasiswa dalam aksi 'Indonesia Gelap', soal program Makan Bergizi Gratis hingga rombak Kabinet Merah Putih

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Sabtu, 22 Februari 2025 | 03:42 WIB
Potret aksi mahasiswa bertajuk Indonesia Gelap yang terjadi di DKI Jakarta, pada Senin, 17 Februari 2025 (X.com/@barengwarga)
Potret aksi mahasiswa bertajuk Indonesia Gelap yang terjadi di DKI Jakarta, pada Senin, 17 Februari 2025 (X.com/@barengwarga)

Baca Juga: 3 Titik aksi mahasiswa bertajuk ‘Indonesia Gelap: Terjadi kericuhan di Jatim usai massa bakar keranda di depan Gedung DPRD

  1. Pendidikan gratis serta batalkan pemangkasan anggaran pendidikan.
  2. Cabut proyek strategis nasional bermasalah, wujudkan reforma agraria sejati. 
  3. Tolak revisi Undang-Undang Minerba
  4. Hapuskan multifungsi ABRI
  5. Sahkan rancangan Undang-Undang Masyarakat Adat
  6. Cabut Instruksi Presiden nomor 1 tahun 2025
  7. Reformasi Kepolisian Republik Indonesia
  8. Evaluasi penuh program makan bergizi gratis
  9. Realisasikan anggaran tunjangan kinerja dosen 
  10. Desak Prabowo Subianto untuk mengeluarkan peraturan pemerintah pengganti undang-undang perampasan aset
  11. Tolak revisi Undang-Undang TNI, Polri, dan Kejaksaan
  12. Efisiensi dan rombak Kabinet Merah Putih
  13. Tolak revisi Peraturan Dewan Perwakilan Rakyat tentang tata tertib yang mana revisi saat sangat bermasalah dan bisa menimbulkan kesewenang-wenangan dari lembaga DPR

Baca Juga: Tak ingin ungkap identitas pelaku, Billy Syahputra bongkar kasus pencurian tabungan mendiang Olga yang capai Rp1,5 M: Terjadi semasa sakit

Selain di DKI Jakarta, terdapat sorotan khusus terkait efisiensi anggaran yang dinilai berdampak pada pendidikan nasional.

Seruan dari Bandung: Efisiensi berdampak ke pendidikan

Dalam kesempatan berbeda, para mahasiswa BEM SI di Jawa Barat juga menggelar aksi demonstrasi bertajuk 'Indonesia Gelap' di depan Gedung DPRD Jabar, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, pada Senin, 17 Februari 2025.

Massa yang hadir merupakan mahasiswa dari kampus-kampus di Bandung Raya. 

Dalam aksi tersebut, para mahasiswa berorasi hingga membentangkan poster yang mengkritik kebijakan efisiensi anggaran Pemerintah RI.

Baca Juga: Hotman bongkar fakta baru tentang kasus pelanggaran kode etik dan singgung tentang istri Razman yang ikut andil

Massa juga sempat membakar ban sebagai bentuk protes terhadap kebijakan yang dianggap dapat menurunkan mutu pendidikan nasional.

"Pemerintah pusat sudah seharusnya mengkaji kembali aturan efisiensi yang berdampak ke pendidikan," ujar seorang mahasiswa dalam orasinya.

Selain itu, Plt. Ketua Bem Kema Unpad Rhido Anwari Aripin dalam aksinya mengungkapkan, mereka membawa sejumlah tuntutan berisi beberapa poin yang intinya mendesak pemerintah segera merevisi kebijakan evaluasi anggaran.

"Aliansi Amarah Rakyat Jabar menyatakan sikap dengan tegas dan menuntut pemerintah untuk dapat menyadari dan membenahi permasalahan yang ada melalui beberapa poin tuntutan," tegas Rhido.

Baca Juga: Razman minta surat pembekuannya dicabut setelah minta maaf ke MA, tapi ngotot merasa tidak bersalah

Salah satu poin tuntutan massa mahasiswa dalam aksi 'Indonesia Gelap' di Bandung, yakni meminta anggaran pendidikan.

"Naikkan anggaran pendidikan terutama dana operasional PTN-BH, PTS, dan Beasiswa. Perluas akses pendidikan tinggi kepada anak kelas buruh dan kaum tani yang selama ini dihalangi oleh biaya pendidikan yang tinggi," ujar Rhido.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X