Keren! Prodi Magister Ilmu Politik FISIP UMJ buka konsentrasi politik internasional kajian studi Baitul Maqdis

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Sabtu, 12 Oktober 2024 | 00:03 WIB
Program Studi Magister Ilmu Politik (MIPOL) FISIP Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) membuka konsentrasi baru yang berfokus pada IslamicJerusalem Studies (Studi Baitul Maqdis)
Program Studi Magister Ilmu Politik (MIPOL) FISIP Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) membuka konsentrasi baru yang berfokus pada IslamicJerusalem Studies (Studi Baitul Maqdis)

GENMILENIAL.ID - Program Studi Magister Ilmu Politik (MIPOL) FISIP Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) membuka konsentrasi baru yang berfokus pada IslamicJerusalem Studies (Studi Baitul Maqdis).

Program ini adalah hasil kerja sama antara Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) dengan Al-Isra Institute, Edinburgh, Britania Raya.  

Rektor Universitas Muhammadiyah Jakarta, Ma’mun Murod Al Barbasy dalam sambutannya menyampaikan bahwa konsentrasi baru Studi Baitul Maqdis ini memperkuat konsentrasi yang sudah ada di MIPOL.

“Saya sangat mengapresiasi saudara jauh, Prof. Dr. Abd Al-Fattah Al-Awaisi yang datang untuk bekerja sama dengan UMJ dan menambah konsentrasi di Prodi MIPOL," kata Ma'mun.

Baca Juga: Rayakan HUT ke-10, PT Kupas Mediatama santuni 1.000 yatim piatu

"Indonesia dan Muhammadiyah punya perhatian yang sama terhadap situasi dan kondisi Baitul Maqdis,” sambungnya.

Lanjut Ma’mun, selama ini masyarakat Indonesia begitu prihatin dengan kondisi yang ada di Palestina.

Keprihatinan atas Palestina ini harusnya tidak berhenti sebatas prihatin, tapi perlu untuk menjalin kerja sama dan aktivitas-aktivitas yang lainnya, termasuk yang pernah dilakukan oleh Forum Rektor Perguruan Tinggi Muhammadiyah-Aisyiyah dengan menggelar aksi solidaritas untuk Palestina dan menuntut Israel yang dilakukan di seluruh Indonesia.

“Tentu ini bentuk salah satu saja, masih banyak yang dilakukan oleh Muhammadiyah, termasuk mengirimkan bantuan kemanusiaan ke Palestina yang sudah dilakukan beberapa kali oleh Lazismu dan juga yang lainnya,” ungkap Ma'mun.

Baca Juga: Ketua PP Muhammadiyah berikan pesan inspiratif bagi ratusan calon sarjana UM Bandung, ini hal penting yang disampaikan

Rektor Universitas Muhammadiyah Jakarta itu juga mengucapkan terima kasih atas Prof. Dr. Abd Al-Fattah Al-Awaisi selaku pihak dari Al-Isra Institute.

Senada dengan hal di atas, Prof. Dr. Abd Al-Fattah Al-Awaisi mengatakan, Studi Baitul Maqdis di Universitas Muhammadiyah Jakarta merupakan program magister IslamicJerusalem Studies pertama yang ada di Universitas-Universitas di Indonesia bahkan Asia Tenggara.

Rektor Universitas Muhammadiyah Jakarta, Ma’mun Murod Al Barbasy bersama Prof. Dr. Abd Al-Fattah Al-Awaisi dari Al-Isra Institute
Rektor Universitas Muhammadiyah Jakarta, Ma’mun Murod Al Barbasy bersama Prof. Dr. Abd Al-Fattah Al-Awaisi dari Al-Isra Institute

“Alhamduillah pengajar pertama Magister Studi Baitul Maqdis (IslamicJerussalem Studies) telah diumumkan pada 3 Oktober 2024 di Universitas Muhammadiyah Jakarta,” ucapnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X