humaniora

Lahir di Istana Merdeka, ini warisan Guruh Sukarnoputra sang penerus budaya seni dari Bung Karno

Sabtu, 26 September 2026 | 16:41 WIB
Mengenang warisan budaya seni dari putra Presiden RI ke-1 Soekarno, Guruh Sukarnoputra yang wafat pada Sabtu, 26 September 2026 (Instagram.com/@infipop.id)

Pada 27 Maret 1977, Guruh mendirikan kelompok seni pertunjukan tersebut. Namanya kemudian semakin dikenal melalui Pergelaran Karya Cipta Guruh Soekarno Putra (PKC-GSP) I hingga IV pada 1979–1986.

Dalam pergelaran tersebut, Guruh berperan sebagai koreografer, komposer sekaligus sutradara. Pementasannya memadukan tarian tradisional dengan unsur modern Barat.

Pergelaran tersebut dikenal sebagai variety show spektakuler buatan pribumi pertama di Indonesia.

Baca Juga: Respons Menteri Imipas soal dugaan napi yang sembunyi saat sidak kamar mewah di Lapas Cibinong

Melalui PT Gencar Semarak Perkasa (GSP) Productions, Guruh juga membawa karya seni dan kebudayaan Indonesia ke panggung internasional.

Pementasannya menjangkau sejumlah negara, di antaranya Singapura, Jerman, Swedia, Swiss hingga Australia.

Kecintaan Guruh terhadap perlindungan seniman juga diwujudkan melalui pendirian Yayasan Karya Cipta Indonesia (YKCI) pada 1990.

Kini Guruh Sukarnoputra telah berpulang. Namun, perjalanan panjangnya di dunia musik, tari dan seni pertunjukan meninggalkan warisan yang menjadi bagian dari perjalanan kebudayaan Indonesia.***

 

Halaman:

Tags

Terkini

CERPEN: Surat cinta untuk adinda

Rabu, 19 Agustus 2026 | 12:39 WIB