“Rasanya sulit dipercaya, hampir seperti keajaiban,” imbuh Riba.
Setelah ditemukan, warga kemudian melakukan evakuasi terhadap Paulina dari reruntuhan rumahnya.
Polisi pastikan Paulina selamat
Kapolres Sikka AKBP Bambang Supeno membenarkan adanya proses evakuasi terhadap Paulina. Ia mengatakan korban berhasil dievakuasi masyarakat Desa Nitunglea pada Selasa, 18 Agustus 2026 siang.
Bambang memastikan Paulina ditemukan dalam keadaan selamat dan selanjutnya dibawa untuk mendapatkan perawatan medis di puskesmas setempat.
“Dievakuasi kemarin siang, sudah dibawa ke Puskesmas terdekat korban selamat,” ujar Bambang dalam keterangannya pada Kamis, 20 Agustus 2026.
Baca Juga: KRL Tangerang ngadat! 8 perjalanan telat hingga 48 menit, KAI Commuter lakukan rekayasa pola operasi
Desa Nitunglea, tempat Paulina tinggal, sebelumnya berada dalam kondisi terisolasi setelah gempa mengguncang wilayah Flores.
Akses menuju desa tersebut tertutup material longsoran berupa batu berukuran besar dan pohon tumbang. Kondisi tersebut membuat akses kendaraan menuju wilayah itu menjadi sulit.
Akibat akses darat yang tertutup, Desa Nitunglea hanya dapat ditempuh dengan berjalan kaki selama sekitar tiga jam dari dermaga.
Kondisi tersebut turut memengaruhi proses pencarian dan evakuasi warga yang terdampak bencana di wilayah tersebut.
Baca Juga: 10 Perjalanan KRL Bogor sempat terlambat 1 jam usai insiden kecelakaan di jalur Pasming-Manggarai
Pengungsi juga mendapat trauma healing
Di tengah penanganan korban gempa, perhatian tidak hanya diarahkan pada kondisi fisik para penyintas.