Baca Juga: Ngaku staf khusus Gubernur Jabar, pelaku penipuan di Subang rugikan korban Rp250 juta
Ia juga mengingatkan bahwa kebersihan lingkungan menjadi kunci penting dalam mendukung pengembangan sektor pariwisata daerah, sebagaimana arahan Presiden Republik Indonesia dalam Rakornas.
Jumat bersih harus jadi budaya
Sebagai bentuk komitmen, Bupati Subang telah mengeluarkan Surat Edaran Bupati terkait pelaksanaan kegiatan Jumat Bersih di seluruh wilayah Kabupaten Subang.
Namun, Kang Rey mengingatkan agar kegiatan tersebut tidak berhenti sebatas seremonial.
Baca Juga: PT TKG Taekwang Indonesia salurkan bantuan Rp100 juta untuk korban banjir Pantura Subang
“Kebersihan harus menjadi budaya, bukan hanya seremonial. Jangan hanya hari ini saja, tapi setiap hari, setiap OPD minimal menjaga kebersihan di lingkungan masing-masing,” tegasnya.
Ia secara khusus meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Subang untuk menjadi contoh bagi OPD lainnya dalam menjaga kebersihan dan penataan lingkungan kerja.
“Khusus DLH, tolong ditata betul. Kalau DLH-nya kotor, apalagi yang lain,” pungkasnya.
Tinjau langsung pelaksanaan Jumat bersih
Usai apel, Kang Rey bersama Wakil Bupati Subang H. Agus Masykur Rosyadi dan jajaran Forkopimda Kabupaten Subang melakukan peninjauan langsung pelaksanaan Jumat Bersih.
Rute peninjauan dimulai dari Wisma Karya, Jalan Otista, Perempatan Wesel, Jalan Tubun, hingga Bidang Pertamanan di Perempatan Wisma Karya.
Dalam peninjauan tersebut, Bupati dan Wakil Bupati turut menyambangi Kantor Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas PUPR Kabupaten Subang untuk memastikan kebersihan lingkungan kantor terjaga, sekaligus menindaklanjuti arahan Gubernur Jawa Barat terkait penataan lingkungan perkotaan.***