GENMILENIAL.ID - Semangat kolaborasi dan kerja nyata mulai menggeliat dari akar rumput Subang.
Di tengah keterbatasan fasilitas dan medan yang tidak mudah, para pegiat lingkungan dari berbagai komunitas justru menjadi pelopor gerakan pengelolaan sampah yang berkelanjutan.
Salah satunya lewat pelatihan pengelolaan sampah organik berbasis maggot yang digelar Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Subang, Minggu, 12 Mei 2025.
Digelar di Desa Anggasari, Kecamatan Sukasari, pelatihan ini diikuti 25 peserta dari berbagai komunitas seperti YLNI, UVI, sekolah-sekolah, hingga bank sampah lokal.
Baca Juga: Pengakuan Richard Lee soal skandal endorse Aldy Maldini: Tak dilaporkan, ikhlaskan Rp10 juta
Mereka belajar metode biokonversi Black Soldier Fly (BSF) atau maggot—cara modern dan ramah lingkungan untuk mengolah sampah organik jadi produk bermanfaat.
"Ini bukan sekadar pelatihan, tapi bagian dari konsolidasi komunitas untuk membangun kesadaran kolektif dalam menyelamatkan bumi dari krisis sampah," ujar Supianto, Ketua Panitia.
Meski berlangsung di hari libur, antusias peserta tak surut. Bagi mereka, mencintai lingkungan bukan pekerjaan musiman.
“Ini hari libur, tapi semangatnya bukan liburan. Kita buktikan kepedulian bisa dimulai dari hal kecil, dari komunitas,” ujar salah satu peserta.
Perwakilan DLH Subang, Cece Rahman, menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah, komunitas, dan dunia usaha.
Ia menyebut kegiatan ini sebagai contoh nyata bahwa kolaborasi bisa melahirkan perubahan.
"Tak hanya menangani, tapi juga mengurangi sampah dari hulunya. Komunitas adalah mitra penting pemerintah," tegasnya.
Pemerintah Kabupaten Subang sendiri menargetkan pembangunan 10 unit TPS 3R pada tahun ini dan menjangkau seluruh kecamatan di akhir masa jabatan Bupati.
Artikel Terkait
Jaga ekosistem, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Subang bersihkan saluran air perkotaan dari sampah
Dihadiri Muspika, Panwaslu Kecamatan Cikaum lantik dan berikan Bimtek pada 82 pengawas TPS
Jelang pencoblosan 27 November, Bawaslu Subang paparkan 18 indikator potensi TPS rawan pada Pilkada Serentak 2024, seperti ini rincianya!
H-2 jelang Pemilihan Kepala Daerah, Kapolres Subang pimpin Apel Pergeseran Personel PAM TPS, ini amanat penting yang disampaikan!
Respon keluhan soal sampah, Dinas LH Subang berencana perbanyak TPS 3R pada tahun 2025, ini sebaran lokasi dan titiknya
Berada di pusat kota dan sering dikeluhkan warga, Dinas LH Subang berencana tutup TPS Pujasera
Respon keluhan masyarakat soal sampah, Pj Bupati Subang langsung benahi TPS Pujasera, truk sampah standby tiap malam