Hujan deras picu banjir dan longsor susulan di Purbalingga, jalan warga berubah seperti sungai

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Rabu, 4 Februari 2026 | 14:25 WIB
Hujan deras yang turun lagi di Purbalingga, Jawa Tengah membuat banjir susulan dan tanah longsor (Instagram/purbalinggaku-igoendonesia)
Hujan deras yang turun lagi di Purbalingga, Jawa Tengah membuat banjir susulan dan tanah longsor (Instagram/purbalinggaku-igoendonesia)

GENMILENIAL.ID Hujan deras kembali mengguyur wilayah Desa Serang, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah.

Kondisi tersebut memicu banjir dan longsor susulan, meski wilayah itu belum sepenuhnya pulih dari bencana serupa yang terjadi pada 24 Januari 2026 lalu.

Air bah dengan arus cukup deras turun dari kawasan perbukitan dan kembali menggenangi permukiman warga.

Aliran air bercampur lumpur membuat proses pembersihan sisa banjir sebelumnya terpaksa dihentikan sementara.

Baca Juga: Kronologi siswa SMKN 1 Ciomas lompat ke Sungai Cisadane, sekolah bantah dugaan bullying

“Hujan lebat sore tadi membuat air bah kembali menggenangi wilayah Dusun Kaliurip, Desa Serang,” tulis keterangan unggahan video akun Instagram @igoendonesia, Selasa, 3 Februari 2026.

Air bercampur lumpur genangi permukiman

Dalam video yang beredar di media sosial, terlihat hujan deras membuat para relawan dan warga terpaksa berteduh di rumah-rumah penduduk.

Aliran air berwarna cokelat tampak mengalir deras di jalan desa yang biasa dilalui warga.

Menurut keterangan warga setempat, jalan yang biasanya digunakan untuk aktivitas sehari-hari kini berubah seperti aliran sungai.

Baca Juga: Ibunda Keisya Levronka ungkap kronologi kecelakaan putranya di kampus, 2 tahun bungkam kini tagih tanggung jawab

“Aku dari sana tadi, seram sekali jalannya berubah jadi sungai,” ujar seorang warga dalam video tersebut.

Longsor putus akses jalan di desa sirau

Tak hanya banjir, bencana longsor juga terjadi di wilayah lain di Kabupaten Purbalingga. Di Desa Sirau, tanah longsor menutup akses jalan warga dan menyulitkan mobilitas masyarakat.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X