Ia juga menilai bank sampah berpotensi menjadi program percontohan dalam mengatasi krisis sampah di Subang jika didukung secara luas.
“Ini butuh komitmen yang kuat. Kalau masyarakat sudah sadar memilah sampah, dampaknya besar untuk lingkungan,” ujarnya.
Dengan semangat tersebut, Tita optimistis gerakan kecil yang ia mulai dapat menjadi bagian dari solusi besar dalam mengatasi persoalan sampah di Kabupaten Subang.***
Artikel Terkait
Kapolsek Subang dampingi petani tanam jagung di lahan 5 hektar Sukamelang
Sudah 20 tahun swadaya, warga RW 14 Sukamelang desak perbaikan Jalan Terminal-Pramuka
Sukamelang ukir sejarah di MTQ Kecamatan Subang, kecamatan siapkan langkah serius menuju 5 besar kabupaten
Aktivis lingkungan Subang–Garut soroti kerusakan alam dan Blok Paseh, desak pemerintah ambil sikap tegas
Ratusan aktivis dan budayawan soroti krisis lingkungan nasional dalam Gunem Alam di Sumedang
Dari keresahan sampah Pasar Terminal, guru di Subang ini dirikan bank sampah dengan 150 nasabah
Kang Rey gaungkan 'Ngawangun Bareng Rakyat', ajak warga jadi motor pembangunan Subang religius