GENMILENIAL.ID - Berawal dari kegelisahan melihat tumpukan sampah di kawasan TPS Pasar Terminal Subang, seorang perempuan muda bernama Tita Andriani memilih mengambil langkah nyata.
Ia mendirikan Bank Sampah Karya Bakti Sejahtera di Kelurahan Sukamelang, Kabupaten Subang.
Perempuan kelahiran Subang, 20 Oktober 1995 itu sebelumnya berprofesi sebagai guru di sebuah SMK swasta di Kecamatan Purwadadi.
Namun, kepeduliannya terhadap persoalan lingkungan membuatnya memutuskan fokus mengelola bank sampah yang dirintis sejak akhir Januari 2025.
Baca Juga: SMAN 2 Pamekasan tolak 1.022 porsi MBG, sekolah soroti menu lele mentah dari SPPG As-Salman
Bank Sampah Karya Bakti Sejahtera berlokasi di Jalan Karya Bhakti IV RT 55 RW 14, Kelurahan Sukamelang.
Dari tempat sederhana itu, Tita bersama suaminya mulai mengajak warga sekitar untuk lebih peduli terhadap pengelolaan sampah.
Berawal dari keresahan sampah
Tita mengaku ide mendirikan bank sampah muncul saat ia sering melihat sampah menumpuk ketika melintas di kawasan Pasar Terminal Subang.
“Awalnya saya ikut suami balik dari Karawang setiap hari. Kalau pulang ke Subang lewat Pasar Terminal, lihat sampah numpuk. Khawatir kok banyak banget sampah yang menumpuk,” ujarnya.
Kondisi tersebut memang menjadi persoalan serius di Subang. Berdasarkan data Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Subang, produksi sampah di daerah ini diperkirakan mencapai sekitar 900 ton per hari. Namun, kemampuan penanganan baru sekitar 250 ton per hari.
Keterbatasan armada pengangkut juga menjadi kendala. Saat ini hanya tersedia sekitar 24 unit truk pengangkut sampah, dengan sekitar 17 unit yang masih layak beroperasi.
Persoalan lain juga muncul dari kondisi akses menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jalupang yang dinilai memprihatinkan.
Artikel Terkait
Pemerintah targetkan sampah tuntas 2029, Danantara siap investasi proyek waste to energy
Dari rumah tangga ke pemerintah: Jawa Barat dan Subang perangi sampah sampai tuntas
28 BUMN kolaborasi wujudkan komitmen hijau lewat program olah sampah di Likupang
Sampah jadi ancaman serius, Bupati Subang tegaskan lingkungan bersih modal cegah banjir dan bangun daerah
Pemprov Jabar kunci investasi Rp296,8 triliun, gaspol bereskan tambang ilegal dan sampah regional
Produksi sampah Subang tinggi, Ateng Sutisna dorong pengelolaan dimulai dari rumah tangga
Evi Nur’Afiah soroti penanganan sampah di Subang, DPRD siap dorong fasilitas pengelolaan di tingkat RW