"Jangan lupa ambil uang buat THR, Ayu Rp50 ribu, Ridho Rp200 ribu, anak Mak Iyoh Rp10 ribu," demikian isi catatan yang viral tersebut.
Detail sederhana ini justru membuat banyak warganet merasa relate dengan tradisi Lebaran, khususnya kebiasaan berbagi THR kepada keluarga maupun kerabat.
Baca Juga: ICCN buka kolaborasi riset nasional, targetkan basis data kota kreatif Indonesia lebih kuat
Tak sedikit yang mengaku terhibur sekaligus tersentuh dengan isi catatan tersebut.
“Lucu banget, berkah selalu kebaikan. Sehat-sehat orang baik,” tulis akun @ridasariss.
“Terharu, aku juga begitu. Ngomong-ngomong mana THR aku kak?” timpal akun @ayusantun.
Cerminan tradisi lebaran yang hangat
Fenomena ini menjadi gambaran sederhana tentang bagaimana tradisi Lebaran tidak hanya soal pulang kampung, tetapi juga tentang berbagi dan menjaga silaturahmi.
Catatan kecil tersebut seolah mencerminkan niat pemiliknya untuk tetap menyisihkan rezeki bagi orang-orang terdekat, meski dengan nominal yang sederhana.
Hingga berita ini ditulis, belum diketahui identitas pemilik dompet maupun kelanjutan dari penemuan tersebut.
Namun, kisah ini sudah lebih dulu mencuri perhatian publik dan menjadi pengingat hangat tentang makna berbagi di momen Lebaran.***
Artikel Terkait
Pastikan driver Gojek dan Grab dapat BHR dari aplikator, Kemnaker buka posko THR
Kades Wunut Klaten bagikan Rp457 juta untuk beri THR warganya, dari mana dananya?
Bagikan THR untuk seluruh warga desanya, inilah Kepala Desa Wunut Klaten yang sedang viral
Lebaran sudah usai tapi THR eks pekerja Sritex belum kunjung dibayar, bagaimana kondisinya?
Viral tarian THR Lebaran 2025 disebut merupakan budaya Yahudi, mitos atau fakta?
Kunjungi mitra bayar di Makassar, komisaris TASPEN pastikan penyaluran THR pensiunan berjalan lancar
THR pensiun 2026 capai 97 persen, TASPEN pangkas proses administrasi jadi 1 hari