GENMILENIAL.ID – Kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, terus menuai sorotan publik.
Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Jalan Salemba, Jakarta Pusat, pada Kamis, 12 Maret 2026 sekitar pukul 23.30 WIB.
Rekaman video yang memperlihatkan dugaan insiden teror tersebut juga beredar luas di media sosial.
Sejumlah kalangan menilai rekaman CCTV yang beredar menjadi gambaran tindakan kekerasan terhadap aktivis yang dikenal aktif menyuarakan isu Hak Asasi Manusia (HAM).
Kecaman terhadap pelaku pun bermunculan dari berbagai tokoh publik.
Felix Siauw kecam aksi kekerasan
Penceramah sekaligus influencer di bidang keagamaan, Felix Siauw, turut menyoroti insiden tersebut melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Sabtu, 14 Maret 2026.
Ia menyebut tindakan kekerasan terhadap aktivis seperti yang dialami Andrie Yunus tidak boleh dibiarkan.
“Kedzaliman itu bila dibiarkan, tinggal tunggu waktu kita yang jadi korbannya,” ujar Felix Siauw.
Felix juga membandingkan peristiwa ini dengan kasus serupa yang pernah dialami mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi, Novel Baswedan, pada 2017 lalu.
Menurutnya, terdapat pola ancaman terhadap pihak-pihak yang dinilai mengkritisi praktik korupsi maupun penyalahgunaan kekuasaan.
“Kemarin Novel Baswedan, sekarang Andrie Yunus, polanya sama, setiap yang membahayakan praktik KKN dan kedzaliman, semua diancam, diteror, dibungkam,” katanya.
Artikel Terkait
Dikenal sebagai aktivis produktif dan pendiri Mapala UI, ini lima puisi Soe Hok Gie yang inspiratif bagi dunia pergerakan
Penyair Widji Thukul, aktivis perlawanan yang dihilangkan karena puisi
Aktivis lingkungan Subang–Garut soroti kerusakan alam dan Blok Paseh, desak pemerintah ambil sikap tegas
Ratusan aktivis dan budayawan soroti krisis lingkungan nasional dalam Gunem Alam di Sumedang
Aktivis KontraS Andrie Yunus disiram air keras oleh OTK sepulang podcast di Jakarta
Novel Baswedan soroti penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus, sebut kejahatan biadab
Andrie Yunus jadi korban penyiraman air keras, sosok aktivis HAM yang pernah dobrak pintu rapat RUU TNI di Hotel Fairmont