Namun, meski memiliki peluang besar untuk menetap sebagai warga negara setempat, Sastia tetap memilih mempertahankan statusnya sebagai WNI.
Baca Juga: Viral pendaki hilang di Gunung Ijen ditemukan selamat, kondisinya lemas akibat cuaca dingin
Dorong tempe mendunia dan tingkatkan ekspor
Tak hanya berkarier, Sastia juga berkontribusi dalam memperkenalkan komoditas khas Indonesia di Jepang.
Ia mengaku turut membantu tempe agar semakin dikenal luas melalui berbagai inovasi.
“Membantu tempe mendunia lewat inovasi anak bangsa,” tulisnya.
Selain itu, ia juga menyebut ikut berperan dalam meningkatkan ekspor komoditas prioritas Indonesia ke Jepang.
Baca Juga: Anak sulung korban kecelakaan truk kontainer di Karawang cari cincin kenangan bersama mamanya
Langkah tersebut dinilai sebagai bentuk kontribusi nyata bagi perekonomian nasional, meski dilakukan dari luar negeri.
Mendidik mahasiswa Indonesia
Selama berada di Jepang, Sastia juga mengaku telah mendidik puluhan mahasiswa Indonesia dari berbagai daerah.
Ia berharap para mahasiswa tersebut dapat kembali ke Tanah Air dan memberikan kontribusi terbaik.
“Mendidik puluhan mahasiswa Indonesia yang sudah dan akan kembali ke Tanah Air,” ungkapnya.
Baca Juga: Dugaan ketua RT di Banjarnegara rekam tetangganya saat mandi, anak korban viralkan kasus
Di akhir unggahannya, Sastia menyampaikan pesan yang menyentuh agar masyarakat tidak lelah mencintai Indonesia.
Artikel Terkait
Indonesia serukan perdamaian di tengah memanasnya konflik Thailand-Kamboja, awasi keselamatan WNI
Kemlu pastikan WNI di Nepal aman, siapkan opsi pemulangan
KBRI Dhaka siapkan rencana kontinjensi untuk WNI di Nepal
26 WNI korban online scam di Myanmar berhasil dipulangkan, satu diduga pelaku perekrutan
Jumlah WNI tewas dalam kebakaran Apartemen Hong Kong bertambah, KJRI bersiap lakukan pemulangan jenazah
WNI di Belanda curhat soal panduan bertahan hidup 72 jam, gegara listrik padam warga diminta siaga
Viral Awardee LPDP pamer anak jadi WNA Inggris, suami dipanggil diduga belum tuntaskan pengabdian