Lukman menuturkan bahwa AQUA, sebagai merek air mineral nomor satu di Indonesia, menjadikan Cipondok sebagai salah satu sumber air strategis.
Keberadaan mata air tersebut memberikan manfaat ekonomi yang signifikan, baik untuk Subang maupun Indonesia.
“Cipondok bukan hanya soal air minum, tetapi juga keberlangsungan ekonomi dan sosial. Kami berterima kasih kepada AQUA dan PJT II yang konsisten menjaga kelestarian sumber air,” ucapnya.
Konservasi untuk keberlangsungan generasi mendatang
Melalui penanaman 1.800 pohon ini, ketiga lembaga berharap dapat memperkuat daya dukung lingkungan di kawasan hulu, menekan risiko kerusakan ekosistem, dan memastikan volume mata air tetap stabil meski cuaca semakin tidak menentu.
Langkah konservasi tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas tanah dan menjaga penyerapan air secara alami agar masyarakat Subang terus mendapatkan pasokan air bersih yang memadai.***
Artikel Terkait
7 Tips menghindari ancaman longsor, salah satunya dengan konservasi tanah dan air
Prabowo sumbang lahan pribadi 20 ribu hektar untuk konservasi gajah di Aceh
Perumda TRS: Kualitas air Cibulakan kini jernih usai tambang ditutup
Perumda TRS Subang jadi role model nasional: Indramayu datang belajar transformasi digital dan tata kelola
Perumda Tirta Rangga salurkan pipa ke Pasanggrahan, atasi ketimpangan akses air bersih di Kasomalang
BAZNAS Subang incar pengumpulan ZIS lebih luas, perkuat transparansi dan kerja sama media
Pemulihan air bersih di Cibago, Perumda TRS ganti 300 meter jaringan pipa yang rusak