Berdasarkan penelusuran, suami korban sebelumnya mendatangi posko DVI antemortem di RS Polri Kramat Jati pada Selasa, 9 Desember 2025, untuk mencari informasi tentang istrinya.
Saat mengetahui istrinya menjadi korban meninggal dunia, ia tampak terpukul dan harus ditenangkan keluarga.
Tengah menanti anak pertama
Dalam kesaksian terpisah, sepupu suami korban, Prasetyo, mengatakan bahwa korban tengah mengandung anak pertama.
“Istrinya yang maaf, yang korban, yang ibu hamil, itu salah satunya,” ujar Prasetyo kepada awak media.
Baca Juga: Pilu peternak Aceh Utara yang kehilangan puluhan kambing usai disapu banjir bandang
Ia menambahkan bahwa usia kehamilan korban sudah mendekati hari perkiraan lahir.
“Sudah tua ya usia kandungannya. Kemungkinan Januari itu sudah HPL-nya,” jelasnya.
Sempat terjebak di lantai 5
Prasetyo juga menyebut bahwa korban berada di lantai 5 saat kebakaran terjadi.
“Iya di lantai 5. Mau turun ke lantai 1 karena api sudah berasap, balik lagi ke lantai 5 dan terjebak di situ,” tuturnya.
Ia menjelaskan kondisi jasad korban masih utuh dan diduga meninggal akibat kehabisan oksigen. Korban rencananya akan dimakamkan di Lampung.
“Keluarga dari Lampung lagi perjalanan ke sini. Rencananya mau dimakamkan di Lampung,” ujarnya.***
Artikel Terkait
Gubernur Pramono Anung janjikan kemudahan pengurusan dokumen korban kebakaran Kapuk Muara
Korsleting listrik diduga jadi pemicu, kebakaran rumah di Bukit Duri tewaskan 4 orang
5 Fakta terkini kebakaran hunian pekerja IKN: 700 orang direlokasi, proyek KIPP diklaim tetap on track
Korsleting picu kebakaran di RS Hermina Bekasi, 4 mobil dikerahkan, kerugian capai Rp1 miliar
Jumlah WNI tewas dalam kebakaran Apartemen Hong Kong bertambah, KJRI bersiap lakukan pemulangan jenazah
Kronologi kebakaran Gedung Terra Drone Jakpus: 17 Korban jiwa, ledakan diduga berawal dari lantai 1
22 Karyawan tewas dalam kebakaran gedung Terra Drone: Damkar ungkap akses evakuasi minim dan asap pekat jadi faktor utama