22 Karyawan tewas dalam kebakaran gedung Terra Drone: Damkar ungkap akses evakuasi minim dan asap pekat jadi faktor utama

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Rabu, 10 Desember 2025 | 23:04 WIB
Tangkapan layar momen kebakaran gedung Terra Drone yang tewaskan 22 orang (X/dimarsasongko98)
Tangkapan layar momen kebakaran gedung Terra Drone yang tewaskan 22 orang (X/dimarsasongko98)

GENMILENIAL.ID — Kebakaran hebat yang melanda gedung Terra Drone di Jakarta pada Selasa, 9 Desember 2025, menelan korban jiwa hingga 22 orang.

Peristiwa tragis ini memicu perhatian publik setelah Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta mengungkap penyebab banyaknya korban meninggal dunia.

Kepala Dinas Gulkarmat DKI Jakarta, Bayu Meghantara, menjelaskan bahwa tingginya angka korban merupakan akibat kombinasi antara keterbatasan akses evakuasi menuju lantai atas dan kepanikan para penghuni gedung saat asap tebal mulai memenuhi ruangan.

Baca Juga: Pengoplos BBM di Subang ditangkap: Campur Thinner, Pertalite dan Pertamax, dijual ke warung eceran

Korban berada di lantai atas saat jam istirahat

Bayu menyebut kebakaran terjadi pada pukul 12.43 WIB, tepat ketika banyak karyawan sedang beristirahat makan siang.

Kondisi ini membuat sebagian besar penghuni gedung berada di lantai-lantai atas saat api pertama kali muncul di area lantai dasar.

Menurut Bayu, total 22 karyawan Terra Drone ditemukan meninggal dunia, dan seluruh jenazah sudah dibawa ke RS Polri untuk proses identifikasi lebih lanjut.

“Ada 22 orang yang meninggal dunia, 15 wanita dan 7 laki-laki,” kata Bayu.

Baca Juga: Akses masih terputus, warga Bener Meriah tempuh 3–4 jam jalan kaki demi dapat bantuan beras

Api berasal dari lantai dasar, asap pekat menyebar ke lantai atas

Titik api diketahui berada di lantai dasar gedung. Meski api di area bawah berhasil dipadamkan dengan cepat, penyebaran asap justru menjadi faktor paling mematikan.

“Kebakaran ini hanya di lantai bawah dan kami berhasil memadamkan lantai bawah, tetapi asap yang sampai ke atas menjadi perhatian. Artinya kemungkinan meninggal karena kehabisan napas,” jelas Bayu.

Sebagian besar korban ditemukan di lantai 3 dan lantai 5. Akses evakuasi yang tidak memadai atau tertutup asap membuat mereka kesulitan mencapai area aman.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X