“Kalau penerima melebihi kuota, kami akan berkoordinasi dengan provinsi untuk tambahan bantuan,” tegasnya.
Selain itu, TP PKK Subang tengah mengkaji kemungkinan penghapusan biaya tambahan bagi anak dengan minus atau plus di atas 7.
“Kalau dari keluarga kurang mampu, akan kami upayakan untuk tidak dibebani biaya tambahan,” tutur Ega.
Dukungan pemerintah daerah dan tenaga medis
Camat Pagaden, Wawan Hermawan menyebut program ini sangat membantu masyarakat, terutama bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
“Jangankan membeli kacamata, untuk kebutuhan pokok saja masih kesulitan. Program ini sangat berarti,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur RSU Haji Syaiful Anwar, dr. Hely Ramadhini, serta Kepala Dinas Kesehatan Subang, dr. Dwinan Marchiawati, menilai program ini efektif meningkatkan kualitas pembelajaran anak melalui kesehatan mata.
“Kesehatan mata adalah faktor penting dalam keberhasilan belajar,” kata dr. Hely.
Ega Anjani: Kesehatan mata adalah investasi pendidikan
Dalam peninjauan, Ega juga berdialog dengan siswa dan orang tua penerima manfaat.
Ia berpesan agar masyarakat tidak menyepelekan gangguan penglihatan anak, karena dapat berdampak langsung pada prestasi dan masa depan pendidikan mereka.
“Mata sehat itu investasi pendidikan. Kalau anak bisa melihat dengan jelas, mereka bisa belajar dengan lebih semangat dan percaya diri,” pungkas Ega.
Kegiatan ini turut dihadiri Ketua DWP Kabupaten Subang Hj. Siti Nuraeni Nuroni, para camat, serta jajaran pengurus TP PKK Kabupaten Subang.***
Artikel Terkait
Posyandu harus jadi garda terdepan layanan kesehatan keluarga, tegas Ketua TP PKK Subang
Subang dorong literasi jadi gaya hidup pelajar, Bunda Ega: Sekolah harus lahirkan penulis hebat
Ny. Ega Anjani Reynaldy tegaskan Posyandu Subang siap bertransformasi, tak lagi hanya urus kesehatan
Ketua TP PKK Subang: Pencegahan korupsi harus dimulai dari keluarga
Ketua TP PKK Subang dorong pengurus kecamatan tertib administrasi dan naik kelas
BP4D Subang soroti pentingnya ekosistem inovasi daerah, sabun nanas Sanatsu masuk tiga besar KIJB 2025
Hadapi cuaca ekstrem, Pemkab Subang tegaskan kesiapsiagaan dan koordinasi lintas instansi