Dikenal dermawan dan dekat dengan warga, dr. Maxi pilih pensiun dini

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Senin, 27 Oktober 2025 | 21:57 WIB
dr. Maxi, ASN Subang resmi mengajukan pensiun dini sejak 17 Oktober 2025
dr. Maxi, ASN Subang resmi mengajukan pensiun dini sejak 17 Oktober 2025

GENMILENIAL.ID – Setelah 27 tahun mengabdi sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), dr. Maxi resmi mengajukan pensiun dini.

Sosok dokter yang dikenal dermawan dan dekat dengan masyarakat ini memilih menutup perjalanan kariernya di birokrasi untuk membuka babak baru pengabdian di luar pemerintahan.

Surat pengajuan pensiun dini itu telah ditandatangani sejak 17 Oktober 2025 dan disampaikan langsung kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Subang.

“Sudah dipikirkan matang dan sudah menjadi keputusan bulat untuk pensiun dini,” ujar dr. Maxi, Senin, 27 Oktober 2025.

Baca Juga: CERPEN: Kota di atas bayangan

Sebelum menjabat sebagai Staf Ahli Bupati Subang, dr. Maxi dikenal luas saat memimpin Dinas Kesehatan Kabupaten Subang. Jabatan tersebut kini diemban oleh dr. Dwinan Marchiawati.

Meski memutuskan pensiun dini, dr. Maxi menegaskan bahwa langkah ini bukan akhir dari pengabdian, melainkan awal baru untuk berkontribusi lebih bebas bagi masyarakat.

“Saat ini suratnya sudah di tangan Pak Sekda (Asep Nuroni) untuk proses lebih lanjut. Keputusannya tanggal 3 November nanti, tapi saya sudah mengambil cuti sambil menunggu hasil,” ungkapnya.

Baca Juga: FIFA ASEAN Cup resmi diluncurkan: Era baru sepak bola Asia Tenggara dimulai, Piala AFF terancam tergusur?

Saat ditanya alasan di balik keputusannya, dr. Maxi enggan menjelaskan detail. Ia hanya menyebut keputusan ini sudah melalui pertimbangan matang, baik secara pribadi maupun bersama keluarga.

“Insya Allah kami akan tetap membantu warga, khususnya di bidang kesehatan,” tegasnya.

Selama bertugas, dr. Maxi dikenal bukan hanya sebagai birokrat, melainkan juga sosok yang peduli dan humanis.

Ia kerap turun langsung membantu warga kurang mampu, terutama mereka yang sedang sakit atau kesulitan ekonomi.

Baca Juga: IFG wujudkan aksi nyata ESG lewat 'Sinergi Karsa' di Rusun Marunda: Dari literasi finansial hingga penanaman mangrove

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X