Di tengah kekacauan dan puing-puing Tel Aviv yang kini bermetamorfosis menjadi taman bermain absurdist ekonomi, desingan angin seolah membawa tawa-tawa hantu dari 450.000 prajurit cadangan yang kini harus belajar cara membuat nasi goreng.
Perang 12 Hari mungkin telah usai, tetapi perang melawan kewarasan dan akal sehat baru saja dimulai, dengan Rupiah sebagai mata uang utamanya.
Tamat
Gus Nas Jogja, Penyair, Budayawan dan Pengasuh Desa Kebangsaan Ilmu Giri Jogja
Artikel Terkait
Perjalanan Sastra Indonesia, dari dulu hingga kini, seperti apa?
Mengenal Tetralogi Pulau Buru: Warisan sastra yang membongkar sejarah dan kemanusiaan
CERPEN: Duel drone di langit Haifa
CERPEN: Kupu-kupu hitam di langit Teheran
CERPEN: Kaca pecah di Negev
Iran bantah rencana negosiasi nuklir dengan AS, Menlu Araghchi sebut Washington penuh kontradiksi
WNI ceritakan momen mencekam saat perang Iran-Israel: Setiap malam ada serangan