• Minggu, 18 Oktober 2026

Syahrir dan dunia internasional: Diplomasi sebagai jalan kemanusiaan

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Minggu, 18 Mei 2025 | 10:06 WIB
Sutan Syahrir ketika sedang diwawancarai di BBC London (Instagram.com/@lensa_historia360)
Sutan Syahrir ketika sedang diwawancarai di BBC London (Instagram.com/@lensa_historia360)

Baca Juga: ESAI: Kang Dedi Mulyadi (KDM)

Dalam konteks hari ini, ketika diplomasi sering dipinggirkan oleh retorika populisme, Syahrir mengingatkan kita bahwa kerja internasional bukan sekadar lobi, tapi panggilan moral.

Bahwa yang kita perjuangkan di hadapan dunia bukan hanya kepentingan, tapi nilai-nilai.

Syahrir bukan hanya tokoh kemerdekaan, tetapi wajah Indonesia yang rasional, santun, dan beradab di mata dunia.

Melalui diplomasi damai, ia membuktikan bahwa kemerdekaan tidak harus selalu dituntut dengan senjata tapi bisa juga diperoleh lewat kata, keteguhan hati, dan logika yang bernurani.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Halaman:

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

CERPEN: Surat cinta untuk adinda

Rabu, 19 Agustus 2026 | 12:39 WIB
X