esai

ESAI : Menyoal sastra masuk kurikulum

Kamis, 30 Mei 2024 | 18:08 WIB
Ucu S.S, Pendidik dan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMPN 6 Subang

Program sastra masuk kurikulum merupakan sarana yang tepat pula untuk menumbuhkan literasi termasuk minat baca yang lebih tinggi.

Dihadapkan pada konsep kurikulum yang mengadopsi karya-karya sastra yang nanti akan dibuat mengharuskan siswa untuk membaca, sehigga kemungkinan ke depan akan melebar, bahwa bukan hanya sekadar tahapan menggemari, tetapi lebih ke tahap reaksi atau bahkan memproduksi.

Harapan-harapan peningkatan kualitas manusia terkait program ini, sesuai tujuan Pendidikan nasional semoga akan terbentuk, karena tentu saja nanti dalam penerapannya di kelas terjadi diskusi yang menarik antara guru dan peserta didik, sehingga harapan kecerdasan sosial, emosional dan spiritual peserta didik mudah-mudahan terbentuk pula.

Oleh karena itu munculnya program sastra masuk kurikulum patut kita apresiasi sembari menunggu regulasi lanjutan yang akan muncul selanjutnya.

Ucu S.S
Pendidik dan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMPN 6 Subang

Halaman:

Tags

Terkini

ESAI: Mengapa kita harus menulis

Senin, 1 Juni 2026 | 14:45 WIB

ESAI: Literasi dan aktivisme

Sabtu, 31 Januari 2026 | 07:22 WIB

ESAI: Puisi Chairil Anwar dan filsafat eksistensialisme

Selasa, 30 Desember 2025 | 11:59 WIB

ESAI: Pilar keempat demokrasi, menjaga akal sehat publik

Selasa, 23 Desember 2025 | 23:52 WIB

ESAI: Subang menyala, tak gelap!

Minggu, 16 November 2025 | 18:34 WIB

ESAI: Benarkah guru 'terjepit dan katempuhan'?

Selasa, 21 Oktober 2025 | 14:09 WIB