Kompetensi guru perlu terus ditingkatkan
Selain mengingatkan soal perilaku tenaga pendidik, Kang Rey juga menekankan pentingnya peningkatan kompetensi guru di tengah tantangan dan peluang besar pada era disrupsi.
Peningkatan kompetensi tersebut dinilai penting agar proses pembelajaran yang diterima siswa dapat berjalan secara efektif dan sesuai dengan kebutuhan perkembangan zaman.
“Agar sumber daya manusianya bisa berkualitas,” kata Kang Rey.
Pesan tersebut disampaikan bersamaan dengan agenda pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Subang.
Baca Juga: Usai viral keracunan massal imbas dugaan MBG basi di Pati, 59 siswa kini jalani rawat inap pada 4 RS
Upaya tersebut tidak hanya dilakukan melalui peningkatan kapasitas tenaga pendidik, tetapi juga melalui perbaikan sarana dan prasarana sekolah.
Tinjau rehabilitasi SDN Buahdua
Dalam kegiatan Saba Desa di Kecamatan Dawuan, Kang Rey meninjau langsung pelaksanaan rehabilitasi ruang kelas SDN Buahdua yang berada di Desa Cisampih.
Rehabilitasi tersebut merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas sarana pendidikan untuk menciptakan kondisi pembelajaran yang lebih efektif.
Proyek itu bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Pendidikan Tahun Anggaran 2026 dengan nilai kontrak Rp199.100.000, termasuk pajak.
Saat berada di lokasi, Kang Rey melihat kondisi ruang kelas yang sebelumnya bahkan tertutup baliho. Ia berharap proses rehabilitasi maupun pembangunan sarana pendidikan di Kabupaten Subang dapat segera diselesaikan.
“Tadi saya liat bahkan ada yang ditutup sama baliho, kasian. Secepat-cepatnya, mungkin sebelum saya selesai nanti dengan Pak Wabup, saya ingin semuanya yang ada di Subang, selesai,” ujarnya.
Melalui kunjungan tersebut, Kang Rey menekankan bahwa peningkatan kualitas pendidikan perlu berjalan beriringan antara pembenahan sarana sekolah dan peningkatan kualitas tenaga pendidik.***
Artikel Terkait
Viral dugaan pelecehan dosen UNU Blitar, 15 mahasiswi jadi korban, pelaku dinonaktifkan sementara
Dugaan pelecehan hingga pesan chat oknum guru yang tersebar, viral siswa SMAN 1 Solok Selatan bawa banner ‘stop penyimpangan’
Kasus dugaan pelecehan di SMAN 1 Pamanukan: Kronologi hingga chat oknum guru yang sebut dirinya ‘Ayah’ tersebar
Dugaan pelecehan di SMAN 1 Pamanukan: Oknum guru dinonaktifkan dari jabatan Wakasek hingga dilarang mengajar
Pelecehan seksual di SMAN 1 Pamanukan: Oknum guru didemo siswa, jadi tersangka hingga ditahan di Rutan Mapolres Subang
Terjerat kasus dugaan pencabulan anak, Wakasek SMAN 1 Pamanukan terancam 12 tahun penjara
Polisi sebut korban dugaan pencabulan Wakasek SMAN 1 Pamanukan bisa bertambah