Padahal, tata krama merupakan bagian penting dari budaya Indonesia yang menjunjung tinggi kesantunan serta penghormatan kepada orang tua dan guru.
Enam sikap dasar tata krama yang perlu ditanamkan
Dalam upaya memperkuat kembali nilai-nilai tersebut, Ucu menekankan pentingnya menanamkan kebiasaan sederhana dalam kehidupan sehari-hari siswa.
Beberapa di antaranya seperti mencium tangan orang tua atau guru, membungkukkan badan saat berpapasan, mengucapkan permisi, berterima kasih, hingga meminta izin sebelum melakukan sesuatu.
Selain itu, menghindari penggunaan kata-kata kasar juga menjadi bagian penting dalam membentuk pengendalian diri dan karakter anak.
Baca Juga: Kiai di Pati jadi tersangka pencabulan, puluhan santriwati diduga jadi korban
Menurutnya, kebiasaan tersebut bukan sekadar formalitas, melainkan mencerminkan rasa hormat, empati, serta kesadaran sosial dalam kehidupan bermasyarakat.
Perlu peran bersama cegah degradasi moral
Ia menegaskan bahwa tata krama dan moral memiliki peran penting sebagai fondasi pembentukan karakter.
Tanpa dasar moral yang kuat, kemampuan intelektual yang dimiliki seseorang berisiko tidak digunakan secara bijak.
Meski sebagian nilai tata krama masih dijalankan, Ucu mengingatkan bahwa hal tersebut belum cukup untuk memastikan krisis adab dapat diatasi sepenuhnya.
Baca Juga: Pondok Bali ditata ulang, Bupati Subang: Wisata maju tanpa mengorbankan ekosistem
Pengawasan dari berbagai pihak, baik orang tua, sekolah, maupun lingkungan sekitar dinilai sangat diperlukan.
Hal ini mengingat pergaulan dan lingkungan sosial memiliki pengaruh besar terhadap perilaku anak.***
Artikel Terkait
Permendikdasmen No 6 Tahun 2026 ubah paradigma sekolah, Ucu SMPN 6 Subang: Kini fokus budaya aman dan nyaman
Dukung kualitas belajar, ratusan siswa di Subang terima kacamata gratis dari PKK
Demi sinyal internet, 14 siswa SMP di Sumbar ujian TKA di atas bukit beratapkan terpal
Putra Jepara raih summa cumlaude di Yaman, IPK nyaris sempurna dan hafal 30 juz
Lawan perundungan dari sekolah, SMPN 6 Subang gaungkan deklarasi anti-bullying
158 Guru vokasi dilatih AI hingga robotika, kolaborasi ICCN dan Intel dorong transformasi pendidikan
KDM gaungkan SDM unggul, Kemenag Subang siapkan ‘Maung Jabar’ dari madrasah