Refleksi Ferry Irwandi di awal 2026: Pendidikan harus hadirkan manfaat nyata bagi masyarakat

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Sabtu, 3 Januari 2026 | 12:35 WIB
Influencer Ferry Irwandi menyoroti pentingnya pendidikan yang baik bagi masyarakat untuk memberikan manfaat nyata bagi orang-orang di sekitarnya (Instagram.com/@irwandiferry)
Influencer Ferry Irwandi menyoroti pentingnya pendidikan yang baik bagi masyarakat untuk memberikan manfaat nyata bagi orang-orang di sekitarnya (Instagram.com/@irwandiferry)

Ia juga mengingatkan bahwa keistimewaan akses terhadap pendidikan tidak boleh berubah menjadi alat eksklusivitas.

Baca Juga: Perumda TRS catat kinerja positif sepanjang 2025, target PAD tercapai dan pelanggan industri terus bertambah

Sebaliknya, pengetahuan harus dibagikan, diterjemahkan, dan disederhanakan agar bisa dipahami oleh lebih banyak orang.

Pendidikan dan kemampuan berpikir kritis

Lebih jauh, Ferry menyoroti hubungan erat antara pendidikan dan kemampuan berpikir kritis. Menurutnya, masyarakat terdidik memiliki peran strategis dalam menjaga kualitas ruang publik.

“Dengan kemampuan berpikir kritis yang dimilikinya, mereka diharapkan mampu meluruskan disinformasi, menenangkan perbedaan, serta mendorong dialog yang rasional, beradab, dan berlandaskan fakta,” jelas Ferry.

Dalam situasi sosial yang kompleks dan mudah terpolarisasi, suara kelompok terdidik seharusnya menjadi sumber kejernihan, bukan justru memperkeruh keadaan.

Baca Juga: Soal buku Gibran’s Black Paper, Roy Suryo sebut masih banyak bukti yang belum diungkap ke publik

Integritas sebagai inti pendidikan

Ferry menekankan bahwa pendidikan tidak bisa dipisahkan dari integritas.

Tanggung jawab kaum terdidik, menurutnya, bukan hanya soal kecakapan berpikir, tetapi juga keteladanan sikap dan keberpihakan pada kepentingan publik.

“Kemajuan suatu bangsa tidak hanya diukur dari jumlah orang terdidiknya, tetapi dari sejauh mana kelompok terdidik tersebut bersedia memikul tanggung jawab sosialnya,” ujarnya.

Ia menutup refleksinya dengan menegaskan bahwa pendidikan akan menemukan makna sejatinya ketika digunakan untuk membangun masyarakat yang lebih adil, beradab, dan bermartabat.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X