GENMILENIAL.ID – Kasus viral guru Madrasah Diniyah (Madin) di Karanganyar, Demak, yang dituntut membayar Rp25 juta oleh wali murid usai diduga menampar siswa, mendapat sorotan luas publik.
Ketua DPRD Demak, Zayinul Fata, menyatakan dirinya terpukul atas perlakuan yang diterima guru tersebut, yang telah mengabdi lebih dari 30 tahun.
Rekaman video yang memperlihatkan sang guru, Zuhdi, menandatangani surat bermaterai sebagai syarat damai dengan wali murid, menyebar di media sosial dan mengundang simpati warganet.
Baca Juga: Jasad bayi ditemukan dalam kantong plastik yang digantung di pagar Makam Kreo Selatan
Banyak yang menganggap sanksi berupa denda itu tidak manusiawi dan melukai marwah guru sebagai pendidik.
“Siapa lagi yang mendidik anak kita kalau bukan beliau-beliau ini,” ujar Zayinul melalui akun Instagram pribadinya, Jumat, 18 Juli 2025.
“30 tahun mengabdi, keikhlasan yang beliau berikan, tapi apa yang beliau dapat dari masyarakat," tambahnya.
Zayinul menegaskan bahwa penyelesaian kasus di dunia pendidikan seharusnya dilakukan secara bijak, bukan langsung ke ranah hukum.
Baca Juga: Pemerintah tutup jalur pendakian Gunung Rinjani untuk evaluasi keamanan
Ia juga menyampaikan komitmen DPRD Demak untuk mencarikan solusi yang adil dan memberikan perlindungan bagi guru Zuhdi.
“Saya bukan hanya menangis, saya terpukul mendengar ini. Ini orang tua kami,” kata Zayinul.
Dukungan terhadap guru Zuhdi terus mengalir di media sosial. Beberapa warganet bahkan menginisiasi penggalangan dana sebagai bentuk solidaritas.***
Artikel Terkait
Talkshow pendidikan guru penggerak dorong pembelajaran mendalam di sekolah
Kementerian PKP genjot akses hunian layak, serahkan rumah subsidi untuk pekerja informal dan guru PAUD
24 Siswa jadi korban, oknum guru SD di Sabu Raijua terancam penjara 20 tahun
Subsidi upah siap dicairkan, pemerintah siapkan Rp10,72 triliun untuk pekerja bergaji rendah dan guru honorer
Setelah jam malam siswa, Gubernur Jabar larang guru beri PR kepada murid
Tipu daya guru ngaji yang diduga cabuli santri perempuan di Tebet: Dibujuk pakai uang, pulang paling belakang
Viral! guru madrasah dituntut Rp25 juta karena diduga tampar murid, Netizen: Open donasi yuk