Setelah jam malam siswa, Gubernur Jabar larang guru beri PR kepada murid

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Jumat, 6 Juni 2025 | 23:35 WIB
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (Instagram.com/@dedimulyadi71)
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (Instagram.com/@dedimulyadi71)

GENMILENIAL.ID - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, resmi melarang sekolah di wilayahnya memberikan pekerjaan rumah (PR) kepada siswa. Kebijakan ini disampaikan langsung Dedi di Gedung Pakuan, Bandung, pada Rabu, 4 Juni 2025.

“Kami hari ini mengeluarkan surat edaran itu, larangan membuat PR bagi guru untuk siswa-siswanya,” ujar Dedi.

Ia menilai, PR yang selama ini diberikan sering kali tidak dikerjakan oleh siswa melainkan oleh orang tuanya, sehingga dinilai tidak efektif.

Baca Juga: Kluivert pastikan Marselino absen lawan China, senang punya banyak pilihan pemain

“Selama ini PR-PR yang dibuat ke rumah itu dikerjakan oleh orang tuanya, jadi tidak efektif dibuat PR,” sambungnya.

Kebijakan pelarangan PR ini menambah daftar terobosan pendidikan di Jabar, setelah sebelumnya Dedi memberlakukan jam malam bagi siswa dan mengirim pelajar bermasalah ke barak militer.

Menurut Dedi, waktu di rumah seharusnya menjadi ruang bagi anak untuk rileks dan berkembang di luar tekanan akademik.

“Saya ingin anak-anak di rumah itu baca buku dengan rileks, bermusik, berolahraga, membantu orang tuanya punya warung, punya toko, ke sawah, ke kebon,” ujarnya.

Baca Juga: Seskab Teddy jelaskan pertemuan Presiden Prabowo dengan Menkes Budi: Hanya bahas isu kesehatan

Dedi juga menekankan bahwa kegiatan di rumah tetap memiliki batasan, seperti larangan keluar rumah bagi siswa setelah pukul 21.00 WIB.

Dalam kesempatan yang sama, ia juga mengumumkan bahwa jam masuk sekolah di Jabar akan dimajukan menjadi pukul 06.30 WIB mulai Tahun Ajaran Baru, dengan hari Sabtu dan Minggu tetap libur.

“Jadi Tahun Ajaran Baru masuk sekolahnya jam 6.30 (WIB). Kenapa? Karena itu kompensasi dari hari Sabtu yang libur,” jelasnya.

“Daripada mereka terlalu siang, kan lebih baik lebih pagi agar pulangnya tidak terlalu siang,” tutup Dedi.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X