Tegas! Kasat Res Narkoba Polres Subang berikan kuliah dan beberkan problem peredaran miras ilegal di Subang

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Senin, 6 November 2023 | 20:56 WIB
Kasat Res Narkoba Polres Subang, AKP Heri Nurcahyo berikan materi pada diskusi publik Clue Akademy, Senin 6 November 2023
Kasat Res Narkoba Polres Subang, AKP Heri Nurcahyo berikan materi pada diskusi publik Clue Akademy, Senin 6 November 2023

GENMILENIAL.ID - Darurat miras, itulah kata yang paling tepat menggambarkan kondisi Kabupaten Subang hari ini, bukan tanpa sebab, daerah yang berpenduduk lebih dari satu juta penduduk ini, kini tengah menghadapi beberapa kasus yang cukup pelik.

Kasus terbaru yang cukup mengegerkan publik adalah meninggalnya belasan korban jiwa miras oplosan di Kecamatan Jalancagak, kondisi tersebut cukup memprihatinkan, mengingat Kabupaten Subang sudah mempunyai Perda Miras No.5 Tahun 2015.

Seakan mandul, Perda yang dibuat oleh DPRD dengan persetujuan Kepala Daerah dalam hal ini Bupati Subang yang awalnya diharapkan bisa menekan peredaran miras ilegal di masyarakat, saat ini belum mampu untuk mewujudkan hal tersebut.

Baca Juga: DPRD Kabupaten Subang buka penjaringan calon Pj Bupati, ini syaratnya

Dengan kejadian meninggalnya belasan warga korban miras oplosan di Kecamatan Jalancagak, publik dan masyarakat Kabupaten Subang kini kembali mempertanyakan sikap dan pemerintahan daerah dalam implementasi Perda No 5 Tahun 2015 tersebut.

Dalam sebuah diskusi publik yang dihadiri oleh seluruh elemen masyarakat, para tokoh, pakar, aktivis, mahasiswa dan awak media yang diadakan oleh Clue Akademy di MORE Coffe & Space, Senin 6 November 2023, beberapa tokoh dan narasumber menyebut Subang cukup memprihatinkan soal peredaran miras ilegal.

Kasat Reserse Narkoba Polres Subang, AKP Heri Nurcahyo menyebut bahwa selama 4 bulan dirinya berdinas di Kabupaten Subang melihat peredaran miras hari ini cukup mengerikan.

"Pengalaman dinas saya, satu di Purwakarta, dua di Karawang, kemudian di Indramayu, kemudian di Polda, kemudian disini (Kabupaten Subang) yang paling top ini Subang," ujarnya.

Baca Juga: 6 Pernyataan bersama Dewan Pendidikan se-Jawa Barat atas maraknya tindak kekerasan dan perundungan

Didaerah lain, lanjut AKP Heri penjualan miras biasanya dilakukan secara sembunyi-sembunyi, namun di Kabupaten Subang yang dirinya lihat dijual secara bebas dan terbuka.

"Saya pertama kali datang, merinding saya, saya merinding, jujur begini amat ya Subang," kata AKP Heri.

Sebagai manusia, lanjut AKP Heri dirinya merasa sedih, dalam kesempatan tersebut Kasat Res Narkoba Polres Subang itu juga menyampaikan bukan untuk mencari siapa pihak yang paling bersalah, tapi lebih pada pembelajaran apa yang harus dilakukan dan diperbuat untuk Kabupaten Subang kedepan.

Terkait kasus belasan warga yang meninggal, kata AKP Heri, Polres Subang sudah menangani hal tersebut dengan cukup cepat, termasuk pengejaran kedua pelaku pasangan suami istri peracik miras oplosan yang saat ini sudah mendekam di Polres Subang.

Baca Juga: Prihatin dengan tindak kekerasan dan perundungan, Dewan Pendidikan se-Jawa Barat gelar Rakor di Cirebon

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X