“Sayangnya aturan itu baru efektif empat tahun setelah diterbitkan, artinya sampai 2028. Itu terlalu lama,” tegasnya.
KKI minta galon usia 4 tahun diganti total
Melihat potensi risiko tersebut, KKI mendesak agar galon dengan usia pakai lama segera diganti.
“Kalau bisa, galon yang sudah berumur empat tahun langsung diganti semua. Jangan menunggu terlalu lama,” ujar David.
Menurutnya, penggunaan galon lama sangat berisiko, apalagi banyak galon yang secara fisik sudah tampak kusam, buram, bahkan tergores.
Konsumen diminta lebih teliti dan berani menolak
David juga mengingatkan masyarakat agar lebih kritis saat membeli air minum dalam kemasan galon.
Baca Juga: Tangis ayah pecah di posko kesehatan Lhok Pungki, gendong anak sakit demi dapatkan obat
“Konsumen punya hak memilih. Kalau dapat galon yang terlihat tua, buram, atau kusam, berhak menolak,” tegasnya.
Ia menyarankan masyarakat untuk:
- Memeriksa warna galon (hindari yang buram dan menguning)
- Mengecek kode produksi
- Meminta galon baru, karena harganya sama dengan galon lama
“Galon baru dan lama itu harganya sama, jadi konsumen jangan ragu menolak yang sudah tidak layak,” pungkasnya.***
Artikel Terkait
Peluang bisnis, ini 8 jenis bisnis minuman yang bisa menangkan hati konsumen
Dinilai cederai hak konsumen BBM Pertamina, begini desakan ‘usut tuntas’ skandal dugaan Pertamax oplos demi keadilan warga RI
Menteri PKP: Lippo Group kembalikan dana Rp 3,5 miliar ke konsumen Meikarta lebih cepat dari kesepakatan
Menteri PKP Maruarar Sirait percepat penyelesaian kasus Meikarta, pengembalian dana konsumen mulai mengalir lebih cepat dari jadwal
Del Monte ajukan bangkrut, terkapar utang Rp19 triliun dan perubahan gaya konsumen
Waspada sebelum beli mobil listrik, ini 5 alasan konsumen diminta jangan terburu-buru
Kesepakatan dagang Trump–Prabowo dikritik, warga AS: Konsumen Amerika yang bayar 19 persen tarif!