Diibaratkan seperti daun teh diseduh
Untuk memudahkan pemahaman, Deny menggunakan analogi sederhana yang mudah dipahami oleh wisatawan.
Ia menyamakan proses perubahan warna air sungai tersebut dengan daun teh yang diseduh menggunakan air panas.
“Bayangkan kamu menyeduh teh. Airnya bening, tapi setelah daun teh direndam, warnanya berubah,” jelas Deny.
Menurutnya, sungai air hitam sebenarnya tetap jernih. Warna gelap muncul karena kandungan alami dari hutan, bukan akibat lumpur atau kotoran.
Baca Juga: Apresiasi DPRD Subang atas pengungkapan pembunuhan Wantilan, minta keamanan Dapil III diperkuat
Keindahan yang kini berubah
Deny mengaku pernah memasukkan air sungai hitam ke dalam botol bening untuk menunjukkan kejernihannya.
Saat disinari matahari, air tersebut justru memancarkan warna kuning keemasan yang indah.
Namun, di balik keindahan itu, Deny menyoroti perubahan warna sungai yang kini ia temukan.
Ia menyebut, beberapa sungai air hitam saat ini terlihat lebih cokelat, bukan hitam pekat seperti karakter alaminya.
Baca Juga: Beda dengan STY dan Kluivert, gaya kepelatihan John Herdman disebut mirip Pep Guardiola
Menurut Deny, perubahan tersebut diduga berkaitan dengan aktivitas tambang emas yang mencemari aliran sungai.
“Yang paling menyedihkan, banyak sungai air hitam di Kalimantan berubah warna karena tambang emas,” ungkapnya.
Artikel Terkait
Diduga buang limbah ke areal pesawahan, Komisi III DPRD Subang panggil para OPD terkait izin pabrik PT Ciki Jaya Plasindo
Komitmen dan tanggung jawab soal limbah, Perumda TRS berikan alat bakar sampah kepada warga Kampung Cigintung, Desa Cijambe, Subang
Anak usaha IMPC gandeng dua perusahaan Jepang, ubah limbah plastik jadi bahan bangunan ramah lingkungan
Soal izin tambang dan buka lahan, WALHI sentil negara terkait pengawasan yang longgar: Seperti memfasilitasi kejahatan lingkungan
ESDM evaluasi 23 izin tambang di tiga provinsi terdampak banjir-longsor Sumatera
Setelah banjir-longsor Tapanuli Selatan, KLH setop operasional 3 perusahaan tambang dan ungkap pembukaan lahan masif
Novel Baswedan soroti penyebab banjir Sumatera: Izin tambang, perkebunan dan potensi korupsi dalam kerusakan lingkungan