Mengurai sampah plastik, solusi dan tantangan di era modern

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Sabtu, 27 Juli 2024 | 18:21 WIB
Sampah plastik (Pixabay_Hans)
Sampah plastik (Pixabay_Hans)

Ini berarti plastik digunakan, didaur ulang, dan digunakan kembali dalam siklus yang berkelanjutan.

Teknologi pemecah plastik

Ilmuwan di berbagai belahan dunia sedang mengembangkan enzim dan bakteri yang mampu memecah plastik.

Salah satu penemuan terbaru adalah enzim PETase, yang dapat menguraikan botol plastik dalam hitungan hari.

Regulasi dan kebijakan

Banyak negara telah mengadopsi kebijakan untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.

Baca Juga: Anggota DPR RI Ujang Iskandar ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi oleh Kejaksaan Agung

Indonesia, misalnya, telah melarang penggunaan kantong plastik di beberapa kota besar dan mendorong penggunaan bahan alternatif.

3. Tantangan di depan mata

Meski solusi mulai bermunculan, tantangan tetap ada.

Infrastruktur daur ulang yang belum memadai, kurangnya kesadaran masyarakat, dan resistensi industri terhadap perubahan adalah beberapa hambatan utama.

4. Langkah menuju masa depan yang lebih bersih

Langkah kecil bisa membawa perubahan besar. Mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, mendukung produk daur ulang, dan terlibat dalam aksi lingkungan adalah langkah-langkah sederhana yang dapat dilakukan oleh setiap individu.

Baca Juga: Kementerian Perdagangan ungkap temuan barang impor ilegal, nilainya Rp40 miliar

Kampanye lingkungan seperti 'Plastic free July' telah menginspirasi jutaan orang di seluruh dunia untuk mengurangi konsumsi plastik mereka.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X