news

Ironi! Rumah dinas TNI jadi markas judol, Letkol Arman dipanggil untuk diperiksa

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 23:13 WIB
Rumah dinas TNI di kompleks KPAD Cijantung yang diduga dijadikan lokasi aktivitas judi online dan kini diperiksa aparat (Ig/badanperwakilannetizen)

Dalam kasus ini, pemeriksaan terhadap Arman masih menjadi salah satu langkah untuk mengungkap siapa saja yang berperan dalam aktivitas yang diduga berlangsung di rumah dinas tersebut.

Baca Juga: KPK panggil lagi Dedi Congor, pemeriksaan kasus suap bea cukai berlanjut

11 Warga sipil diamankan di lokasi

Pengungkapan dugaan markas judi online di kompleks KPAD Cijantung bermula dari laporan masyarakat. Warga mencurigai adanya aktivitas tidak wajar di salah satu rumah di kompleks tersebut.

Laporan itu kemudian ditindaklanjuti petugas dengan mendatangi dan mengamankan lokasi untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Dari tempat tersebut, aparat mengamankan 11 warga sipil yang diduga bertugas sebagai operator judi online.

Baca Juga: Dukung keberlanjutan media daerah dari Aceh hingga Papua, Promedia apresiasi kemitraan strategis BRI

Sebanyak 11 orang yang diamankan terdiri atas enam laki-laki dan lima perempuan. Namun, dugaan peran mereka dalam aktivitas tersebut masih harus ditelusuri melalui pemeriksaan aparat.

Selain mengamankan sejumlah orang, petugas turut menyita berbagai barang yang diduga berkaitan dengan operasional di lokasi.

Barang bukti tersebut meliputi 32 unit komputer, 14 telepon seluler, dan sembilan kartu tanda penduduk (KTP).

Barang-barang itu menjadi bagian dari bahan pemeriksaan untuk mengungkap aktivitas yang berlangsung di rumah tersebut, termasuk kemungkinan pola operasional dan keterlibatan pihak lain.

Baca Juga: Viral! Botok siram air mineral ke jubir PN Pati, singgung dugaan suap Rp1 miliar

Keterlibatan pemilik rumah masih didalami

Kasus dugaan judi online di rumah dinas TNI ini masih menyisakan sejumlah pertanyaan, terutama mengenai pihak yang mengelola aktivitas tersebut dan hubungan mereka dengan pemilik rumah.

Nama Letkol Arman menjadi perhatian setelah ia disebut sebagai pemilik rumah dinas yang digunakan sebagai lokasi dugaan operasional.

Halaman:

Tags

Terkini