Pembahasan AMDAL data center AI BDx di Jatiluhur masih berlangsung. Sebelumnya, Pemprov Jawa Barat dan Pemkab Purwakarta menggelar rapat pada Senin 5 Oktober 2026.
Baca Juga: Kurs rupiah ke dollar hari ini 7 Oktober 2026, ada di level berapa?
Rapat tersebut melibatkan sejumlah pihak, mulai dari pemerintah daerah, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), akademisi, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), tim ahli, hingga pihak perusahaan.
Dalam pembahasan tersebut, terdapat empat aspek yang menjadi perhatian. Keempatnya yakni ketersediaan air, pasokan listrik, pengelolaan limbah, serta manfaat investasi bagi masyarakat.
Aspek-aspek tersebut menjadi bagian dari pembahasan sebelum dokumen AMDAL memasuki tahap akhir.
Karena itu, masukan dari berbagai pihak, termasuk para ahli, menjadi bagian yang diperhitungkan dalam pembahasan teknis.
Baca Juga: Cek nominal bansos PKH dan BPNT Oktober-Desember 2026, begini cara daftar lewat portal Perlinsos
AMDAL belum final
Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein menegaskan dokumen AMDAL untuk rencana pembangunan data center tersebut belum final.
Menurutnya, pembahasan masih berlangsung dan berbagai masukan dari pihak yang terlibat akan ditampung.
"Ini belum final ya, jadi baru pembahasan AMDAL. Dan tadi kita minta berpendapat dari berbagai ahli termasuk dari BRIN, termasuk dari BKPM, dan termasuk juga dari UI dan ini akan ditampung tentunya dan menjadi pembahasan secara teknis," katanya kepada awak media, Senin 5 Oktober 2026.
Baca Juga: MK ungkap temuan soal ijazah Gibran, mengapa permohonan tetap kandas?
Dengan masih berlangsungnya pembahasan, kajian terhadap rencana data center AI di Jatiluhur belum sampai pada tahap akhir.
Pemerintah daerah bersama pihak terkait masih mengkaji berbagai aspek yang berkaitan dengan proyek tersebut, termasuk lingkungan, air, listrik, limbah, serta manfaat investasi bagi masyarakat.***