news

Dedi Mulyadi tak mau AMDAL data center AI Jatiluhur asal-asalan, pakar ITB-UI dilibatkan

Rabu, 7 Oktober 2026 | 18:40 WIB
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi melibatkan pakar ITB dan UI untuk memastikan pembahasan AMDAL data center AI BDx berlangsung objektif (Ig/@dedimulyadi71)

GENMILENIAL.ID – Rencana pembangunan data center berbasis kecerdasan buatan atau AI milik BDx AI Campus 2 atau CGK4 di Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, mendapat perhatian khusus dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi melibatkan sejumlah pakar dari Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Universitas Indonesia (UI) untuk mendampingi pembahasan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) proyek dengan nilai investasi Rp3,5 triliun tersebut.

Pelibatan para pakar dilakukan agar pembahasan AMDAL tidak dilakukan secara asal-asalan.

Baca Juga: Refly Harun buka prediksi mengejutkan soal Gibran usai putusan MK: Mundur atau dipecat?

Para ahli yang dilibatkan berasal dari sejumlah bidang yang berkaitan dengan rencana pembangunan data center, mulai dari kecerdasan buatan, lingkungan, hingga air.

Pakar ITB dan UI kawal pembahasan AMDAL

Dedi mengatakan para pakar tersebut nantinya akan mendampingi Pemerintah Kabupaten Purwakarta dalam mengkaji dokumen AMDAL.

Ia memastikan proses kajian dilakukan secara objektif sebelum memasuki tahap akhir.

"Kalau ngomongin data center, nggak usah cemas. AMDAL-nya bersikap objektif," ujar Dedi dikutip dari unggahan Instagram pribadinya @dedimulyadi71, Rabu 7 Oktober 2026.

Baca Juga: Mahfud MD ungkap alasan pergantian Kapolri Suyudi dilakukan mendadak

Menurut Dedi, nama-nama pakar dari ITB dan UI yang terlibat dalam pembahasan tersebut akan disampaikan kepada publik dalam waktu dekat.

Ia menyebut keterlibatan para ahli itu diperlukan agar berbagai aspek dalam rencana pembangunan data center dapat dikaji dengan mempertimbangkan kondisi lingkungan serta kepentingan masyarakat.

"Pakar-pakar itu berasal dari lulusan UI dan lulusan ITB. Dan nanti kami sampaikan juga nih nama-nama pakarnya dan nanti akan bekerja secara objektif," katanya.

Empat aspek jadi perhatian

Halaman:

Tags

Terkini