Menurut dia, situasi itu berpotensi membahayakan karena dirinya hampir tertabrak.
Upaya Ferry untuk mendapatkan klarifikasi akhirnya tidak mendapatkan jawaban dari pengemudi kendaraan tersebut.
Mobil disebut terlihat di sejumlah wilayah
Ferry juga mengatakan bantuan warganet ikut membantunya memetakan keberadaan mobil yang diduga membuntutinya.
Kendaraan yang sama disebut terlihat di sejumlah wilayah, mulai dari Cilangkap, TMII, Jagakarsa, Depok, hingga Cipete.
Meski demikian, hingga saat ini belum diketahui siapa pihak yang berada di balik kendaraan tersebut maupun alasan mobil itu disebut mengikuti perjalanan Ferry.
Baca Juga: Buntut klaster mewah Lapas Cibinong, Kalapas dipecat dan 16 ASN disanksi
Ferry juga mengungkap bahwa dugaan penguntitan tersebut bukan satu-satunya gangguan yang pernah dialaminya.
Ia menyebut sebelumnya pernah menghadapi fitnah yang menyasar istrinya serta gangguan yang terjadi di kediaman ibunya.
Ferry tak berniat bersembunyi
Di tengah dugaan penguntitan tersebut, Ferry menegaskan tidak akan mengubah aktivitasnya ataupun bersembunyi.
Ia justru meminta pihak yang memiliki kepentingan terhadap dirinya menyampaikan persoalan secara langsung tanpa melakukan penguntitan atau pengawasan secara diam-diam.
Baca Juga: Menteri PKP dorong KUR Perumahan di Subang: Negara tak boleh kalah dari rentenir
“Enggak perlu, Pak, menguntit atau memata-matai. Karena nomor gua udah berkali-kali di-doxing, sudah tersebar. Silakan hubungin saya. Saya bisa datang ke Anda, Anda bisa datang ke saya,” ujar Ferry.